Penentuan Pemenang Duta Bahasa Provinsi NTB Tahun 2025 Resmi Dimulai
Mataram, 2 Juni 2025—Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat segera mencapai puncaknya. Selama empat hari ke depan, para finalis akan melakukan serangkaian penilaian oleh dewan juri. Pembukaan kegiatan Penentuan Pemenang Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2025 dirangkaikan dengan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang bertempat di Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sebanyak 20 finalis menyematkan samir sebagai tanda tahap Penentuan Pemenang dibuka secara resmi.
Hari pertama adalah hari paling padat. Finalis menjalani serangkaian penilaian. Pada penilaian pertama, finalis memaparkan program krida kebahasaan dan kesastraan yang telah dirancang, diimplementasikan, dan dilaporkan secara berpasangan. Dari 20 finalis, ada 10 macam program krida kebahasaan dan kesastraan yang menarik perhatian dewan juri.
Penilaian kedua, dewan juri memiliki kesempatan untuk melakukan wawancara secara mendalam. Wawancara dibagi menjadi tiga pos, yaitu pos bahasa asing, program krida, dan psikologi. Juri yang bertugas di pos bahasa asing adalah Ahmad Junaidi, Dosen FKIP Universitas Mataram dan Pemengaruh, dan Ahmad Munjizun, Pemenang Favorit Duta Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2015, staf gubernur, dan pemengaruh. Untuk pos program krida, juri yang bertugas adalah Dwi Pratiwi, Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat; Okta Helena Kati Jara, Kepala Stasiun TVRI Nusa Tenggara Barat; dan Zamzam Hariro, Penerjemah Ahli Madya Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Untuk pos 3, juri yang bertugas adalah Wahyu Hasni Ilmi, psikolog klinis BNN Provinsi Nusa Tenggara Barat beserta timnya.
Setelah presentasi berakhir, para finalis mendapat evaluasi dari dewan juri yang berkaitan dengan program krida dan wicara publik. “Program krida harus berdampak bagi masyarakat dan sesuai dengan tugas dan fungsi Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat,” ujar Dwi Pratiwi saat memberikan evaluasi program krida.
Okta Helena Kati Jara memberikan evaluasi mengenai penampilan. Masih banyak aspek wicara publik yang harus ditingkatkan peserta. “Dalam wicara publik, tidak hanya intonasi dan kejelasan saja yang dinilai, penampilan pun juga dinilai,” imbuhnya.
Kegiatan terakhir yang harus dilakukan oleh peserta adalah latihan persiapan anugerah. Anugerah Pemilihan Duta Bahasa akan dilaksanakan pada hari terakhir, yaitu 5 Juni 2025.