Biro OSDM Kemendikdasmen Lakukan Pembinaan Penyusunan Peta Jabatan di Balai Bahasa Provinsi NTB
Mataram, 24 Juni 2025--Penataan organisasi menjadi salah satu bagian dalam tata laksana lembaga. Untuk itu, Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia (OSDM) Kemendikdasmen melakukan pembinaan Penyusunan Peta Jabatan ke Balai Bahasa Provindi Nusa Tenggara Barat. Kunjungan ini bertujuan untuk mendiskusikan hal-hal terkait kebutuhan peta jabatan.
Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dwi Pratiwi berkesempatan hadir pada kegiatan ini. Ia mengutarakan bahwa kegiatan ini penting bagi lembaga, terutama terkait penataan organisasi Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat yang kini telah menjadi Eselon III. "Kami berharap ada kesamaan hak terkait peta jabatan bagi pegawai yang memang telah memenuhi ruang dan syarat jabatan tersebut. Hal ini merupakan tuntutan positif. Rekan-rekan di Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat telah berjuang dalam penataan lembaga," ujar Dwi Pratiwi di Ruang Bayan Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Tim dari Biro OSDM yang diketuai oleh Annisa Fitriani Rahayu (Analis SDM Aparatur Ahli Muda) menjelaskan berbagai hal terkait analisis dan penyusunan peta jabatan. Menurutnya, kenaikan eselonisasi Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat membawa perubahan positif terkait penataan peta jabatan. Untuk itu, Tim Biro OSDM melakukan kunjungan ke Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. "Kami telah menelaah data peta jabatan Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat sebelumnya. Dengan adanya kegiatan ini, kita dapat bersama-sama menelaah, mengusulkan, dan menyesuaikan dengan kebutuhan yang ada," imbuhnya.
Bersama dengan Kepala Subbagian Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Diah Rachma Yudita, Tim Biro OSDM berdiskusi mengenai kebutuhan jabatan yang sudah dan belum ada di peta jabatan. Adapun beberapa hal yang dibahas, yaitu SKR terbaru, pengusulan pera jabatan baru, penghitungan peta jabatan baru, dan analisis peta jabatan terbaru ke depannya. Hasil diskusi akan disampaikan dan ditelaah kembali bersama dengan Tim Sekretariat Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.