Giat UKBI Sumbawa: Balai Bahasa Provinsi NTB Sasar SMAN 1 Sumbawa dan UTS
Sumbawa, 14 Juli 2025--Giat UKBI pada kali ini menyasar Kabupaten Sumbawa. Di hari pertama, Tim UKBI Balai Bahasa menyasar SMAN 1 Sumbawa dan Fakultas Psikologi dan Humaniora Universitas Teknologi Sumbawa (UTS). Pelaksanaan di SMAN 1 Sumbawa bersamaan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat siswa, terutama siswa kelas XII yang akan menempuh tahun terakhir masa sekolah.
Pelaksanaan di SMAN 1 Sumbawa dibagi menjadi tiga kelas. Dalam penyampaian sosialisasi, Hartanto selaku Koordinator Tim Kerja UKBI bersama Desi Rachmawati dan Toni Samsul Hidayat memaparkan tata cara pembuatan akun dan pendaftaran UKBI. Siswa tampak antusias memperhatikan.
Pada siang hari, Tim UKBI berpindah ke Fakultas Psikologi dan Humaniora UTS. Sosialisasi kali ini dirangkai juga dengan penandatanganan Pelaksanaan Kerja Sama antara Balai Bahasa Provinsi NTB dan Fakultas Psikologi dan Humaniora, UTS. Beberapa hal yang tercantum dalam naskah kerja sama adalah pelaksanaan UKBI, magang mahasiswa, dan pengembangan kapasitas dosen.
Naskah kerja sama ditandatangani langsung oleh Dwi Pratiwi selaku Kepala Balai Bahasa dengan Ivon Arisanti selaku Dekan Fakultas Psikologi dan Humaniora. Dalam sesi penandatanganan, hadir juga Niken Saptarini Widyawati selaku Rektor Universitas Teknologi Sumbawa. “Bahasa adalah pintu budaya. Meskipun namanya teknologi, UTS juga memperhatikan adanya bahasa karena makin baik penguasaan bahasa, makin baik pula penerapan teknologi,” ungkap Niken dalam sambutannya. Ia menambahkan sebagai wujud perhatian UTS kepada bahasa, UTS memiliki dua program studi bahasa, yaitu Indonesia dan Inggris.
Dwi Pratiwi mengapresiasi UTS dan kerja sama yang selama ini dibangun dengan Fakultas Psikologi dan Humaniora. “Semoga UTS dapat menjadi universitas pionir dalam pengutamaan bahasa Indonesia,” ungkapnya penuh harap.
Setelah penandatanganan naskah kerja sama, Toni Samsul Hidayat selaku Koordinator Tim Pembahu memberikan materi mengenai kaidah bahasa Indonesia. Ia pun mengetes pengetahuan mahasiswa tentang ejaan. Selanjutnya, giliran Hartanto selaku Koordinator Tim UKBI menyosialisasikan tata cara pendaftaran UKBI. Ia juga menegaskan bahwa sekarang banyak beasiswa yang menjadikan UKBI sebagai syarat. Oleh karena itu, ia mengimbau mahasiswa untuk memperbaiki pengetahuan dan kemampuannya dalam berbahasa Indonesia.