Sasar Empat Sekolah untuk Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia di Kabupaten Lombok Tengah

Lombok Tengah, 20 Agustus 2025—Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat melaksanakan kegiatan Pendampingan dan Koordinasi Pengujian Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif bagi siswa di Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan dilakaanakan selama dua hari, yaitu Rabu--Kamis, 20--21 Agustus 2025 dengan menyasar empat sekolah, yaitu SMAN 1 Jonggat, MAN 1 Lombok Tengah, SMAN 1 Praya, dan SMAN 4 Praya.

Kegiatan hari pertama menyasar dua sekolah, yakni SMAN 1 Jonggat dengan jumlah peserta sekitar 1.300 siswa dari kelas X, XI, dan XII, serta MAN 1 Lombok Tengah dengan peserta kurang lebih 100 siswa.

Hartanto sebagai koordinator Tim Kerja UKBI Balai Bahasa Provinsi NTB menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya memperkuat kompetensi berbahasa Indonesia generasi muda. “UKBI bukan hanya sebagai alat ukur, tetapi juga sebagai sarana membangun sikap positif terhadap bahasa Indonesia di lingkungan pendidikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, UKBI memberikan berbagai manfaat bagi siswa. Sertifikat UKBI dapat dijadikan bukti resmi kompetensi berbahasa Indonesia yang bermanfaat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun memasuki dunia kerja. Selain itu, pelaksanaan UKBI juga meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar, baik secara lisan maupun tulisan. Hasil pengujian ini juga menjadi dasar evaluasi yang dapat mendorong peningkatan mutu pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah. Dengan begitu, siswa tidak hanya menguasai keterampilan berbahasa untuk kebutuhan akademik, tetapi juga lebih siap menghadapi tantangan komunikasi di era global.

Pelaksanaan pendampingan ini mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah yang melihat pentingnya sertifikasi UKBI sebagai salah satu penunjang kompetensi siswa. Dengan jumlah peserta yang besar, kegiatan di Kabupaten Lombok Tengah diharapkan mampu menjadi percontohan pelaksanaan UKBI di wilayah lain. Kegiatan dilanjutkan besok Kamis, 21 Agustus 2025 di dua sekolah di Kabupaten Lombok Tengah.