Taklimat Media dan Sosialiasi OTK Balai Bahasa Tahun 2024: Wujud Akuntabilitas Publik
Mataram, 2 Desember 2024—Sebagai bentuk tanggung jawab keterbukaan informasi terhadap masyarakat, Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat menyelenggarakan kegiatan Taklimat Media dan Sosialisasi OTK. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Cilinaya, Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Peserta kegiatan berjumlah 60 peserta yang terdiri atas mitra kerja, media massa, Duta Bahasa, dan staf Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Dalam laporannya, Baiq Ayu Candra selaku koordinator kegiatan menuturkan tujuan diadakannya kegiatan ini. Pertama, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk akuntabilitas publik. Kedua, kegiatan ini adalah sarana keterbukaan informasi publik. Ketiga, kegiatan ini dapat dijadikan sebagai sarana pengendalian publik terhadap Balai Bahasa. Terakhir, dalam kegiatan ini akan disosialisasikan nomenklatur terbaru Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Dalam paparannya, Puji Retno Hardiningtyas selaku Kepala Balai Bahasa membeberkan capaian dan inovasi Balai Bahasa selama satu tahun terakhir. Selama tahun 2024, Balai Bahasa berhasil merealisasikan seluruh target, bahkan beberapa di antaranya melebihi target. Selain itu, ia juga memaparkan perubahan nomenklatur tentang organisasi dan tata laksana Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
“Pada tahun 2024, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa telah berhasil melalui masa penataan UPT. Hasil dari penataan UPT kemudian dituangkan dalam Permendikbudristek Nomor 46 dan 47 Tahun 2024. Dalam peraturan tersebut, Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat yang tergolong eselon IV-a resmi berubah menjadi Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat dan tergolong eselon III-a,” ujar Puji Retno dengan bangga.
Ia juga menekankan kepada seluruh peserta, terutama mitra kerja dan media massa, untuk tidak sungkan memberi saran, masukan, kritik, ataupun keluhan jika ada. “Masyarakat bisa memantau apa saja yang dilakukan Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui laman dan media sosial. Pengaduan terhadap pelayanan juga dapat dilakukan,” imbuhnya. Terakhir, ia menyampaikan terima kasih kepada mitra dan media massa yang selama ini telah membantu dan memberitakan Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.