Dua Pegawai Balai Bahasa Provinsi NTB Mengikuti Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Analis Anggaran
Mataram, 17 Desember 2024—Dua pegawai Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat mengikuti uji kompetensi Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) Analis Anggaran, yaitu Dwi Joko Mursihono dan Kilep Mariani. Uji kompetensi dilaksanakan di Ruang Bayan, Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat secara virtual melalui Zoom. Kegiatan ini bersamaan dengan uji kompetensi JFT Pranata Komputer dan Analis Pranata Keuangan APBN yang diselenggarakan oleh Biro SDM, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Pelaksanaan uji kompetensi berlangsung selama dua hari, Selasa dan Rabu, 17--18 Desember 2024. Uji kompetensi terdiri atas uji psikotes (tes kognitif dan tes kepribadian), situational judgement test (SJT), dan simulasi analisis kasus (hari pertama), serta uji wawancara (hari kedua). Peserta mengikuti ujian melalui aplikasi khusus dengan durasi waktu yang telah ditentukan. Sebelumnya, panitia dari Biro SDM menjelaskan tata cara ujian sehingga para peserta dapat mengikuti kegiatan dengan lancar dan tertib. "Bapak dan Ibu peserta, silakan memastikan seluruh perangkat yang digunakan dalam mengikuti ujian ini. Apabila ada kendala, kami siap membantu dan bisa berkoordinasi dengan tim panitia satuan kerja," terang Ais, salah satu panitia Biro SDM yang menjelaskan tata cara pelaksanaan uji melalui ruang virtual Zoom.
Pada kesempatan sebelumnya, Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Puji Retno Hardiningtyas, memberikan arahan dan semangat kepada kedua pegawai yang mengikuti uji kompetensi hari ini. "Tetap semangat dan silakan mengikuti teknis pengujian dengan sebaik-baiknya. Saya berharap semua pegawai lolos dan dapat menduduki jabatan Analis Anggaran di Balai Bahasa Provinsi NTB," pesan Puji Retno di Ruang Anjani, Balai Bahasa Provinsi NTB (16/12). Total peserta yang mengikuti uji kompetensi ini sejumlah 20 orang dari berbagai satuan kerja dan jenis jabatan. Dwi Joko Mursihono dan Kilep Mariani, selaku peserta yang mewakili Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, berharap bahwa kesempatan untuk mengikuti perpindahan jabatan fungsional umum ke jabatan fungsional tertentu dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku.