Kemitraan Balai Bahasa Provinsi NTB dan TVRI Stasiun NTB: Meningkatkan Kualitas Program Kebahasaan dan Kesastraan

Mataram, 10 Januari 2025—Kemitraan antara Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat dan TVRI Nusa Tenggara Barat terus berlanjut. Kemitraan kedua lembaga tersebut sangat strategis dalam menjalankan program masing-masing. 

Untuk menguatkan kemitraan yang telah berlangsung lama, tim dari TVRI Nusa Tenggara Barat berkunjung ke Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kepala Stasiun TVRI berkunjung didampingi oleh empat orang stafnya. Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat menyambut langsung kunjungan bersama dengan koordinator seluruh KKLP dan Tim Kerja Sama.

Ina Djara, Kepala Stasiun TVRI Nusa Tenggara Barat, menyadari betapa vitalnya hubungan kedua lembaga. “Sebelumnya, saya di Nusa Tenggara Timur intens berhubungan dengan Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur. Saya juga berharap hal ini terwujud di Nusa Tenggara Barat,” tuturnya.

Puji Retno menerima dengan baik maksud kunjungan TVRI. Terlebih, selama tahun 2024, kemitraan yang berlangsung tidak berjalan maksimal. Banyak hal yang dibahas pada pertemuan ini, terutama penjajakan program apa saja yang bisa diselenggarakan, terutama yang berfokus pada bidang kebahasaan dan kesastraan.

“Sebenarnya banyak sekali hal yang bisa kita kolaborasikan, seperti bincang-bincang bahasa dan sastra, liputan kegiatan, mendongeng, ataupun mengadakan program pertukaran pegawai dalam sistem magang,” jelas Puji Retno. Ia juga menyampaikan bahwa Nusa Tenggara Barat tengah membutuhkan dorongan kuat untuk melestarikan bahasa daerah.

Ina Djara sependapat dengan Puji Retno. Masyarakat NTB, khususnya generasi muda, perlu mendapat perhatian khusus mengenai bahasa daerah, contohnya seperti mendongeng dalam bahasa daerah. Ia sepakat untuk lebih aktif melibatkan Balai Bahasa ataupun Duta Bahasa dalam program-program TVRI Nusa Tenggara Barat.

Untuk detail kerja sama, nantinya akan dibahas oleh tim kerja sama dari masing-masing pihak. Selama kedua lembaga sudah memiliki visi yang sejalan, kemitraan akan terus tumbuh dan makin bermanfaat bagi masyarakat. “Mari, kita benahi kemitraan dengan kejelasan program yang kita jalankan, baik berbahasa Indonesia maupun daerah,” imbuh Puji Retno.