Balai Bahasa Provinsi NTB Melaksanakan Tes UKBI Internal Tahap I
Mataram, 31 Januari 2025—UKBI Adaptif adalah produk unggulan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa yang digunakan untuk menguji kemampuan akademik penguasaan Bahasa Indonesia. Selama tiga tahun berjalan, program UKBI Adaptif menggunakan aplikasi daring yang mudah diakses di mana saja oleh pengguna. Produk UKBI Adaptif telah disosialisasikan secara gencar oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) di berbagai wilayah Indonesia. Tahun ini, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mengambil langkah kebijakan internal dengan melaksanakan pengujian UKBI Adaptif bagi seluruh pegawai, baik di pusat maupun UPT.
Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat melaksanakan pengujian UKBI Adaptif bagi Kepala Balai/Kantor, Koordinator TU/Ketua Tim Kerja, Jabatan Fungsional Widyaiswara, Penerjemah, dan Analis SDM pada hari Jumat (31/1). Kegiatan ini merupakan Tahap I pelaksanaan UKBI internal. Pengujian dilakukan di Aula Bayan, Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang diikuti oleh 16 pegawai, termasuk Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Puji Retno Hardiningtyas.
Pengujian UKBI Adaptif ini dilaksanakan sebagai uji coba pembaruan server aplikasi UKBI Adaptif. Selain itu, pengujian ini bertujuan untuk melihat penguasaan akademik dan kompetensi bahasa Indonesia yang dimiliki pegawai internal Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Sebagai produk unggulan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, UKBI Adaptif seharusnya telah lebih dahulu digunakan dan dimanfaatkan oleh seluruh pegawai internal.
Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada kesempatan sebelumnya, mengimbau seluruh pegawai Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk melaksanakan pengujian UKBI ini dengan penuh kesungguhan. Pelaksanaan UKBI bagi seluruh pegawai merupakan langkah kebijakan yang diambil oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. "Saya berharap seluruh pegawai mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mengetahui tingkatan kompetensi kebahasaan seluruh pegawai di lingkungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa," ujarnya pada saat Rapat Penyusunan POS di Ruang Anjani, Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat (30/1).
Pengujian UKBI juga merupakan bentuk evaluasi penggunaan aplikasi UKBI Adaptif di lingkungan internal. Masukan dari hasil pengujian ini dapat meningkatkan penggunaan aplikasi UKBI Adaptif di masa mendatang yang akan membantu proses layanan kepada masyarakat. Tahap II akan dilaksanakan pada hari Senin, 3 Februari 2025, yang menyasar partisipasi pegawai dengan jabatan pelaksana.