Hadiri Pameran Kaligrafi, Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB Berpesan untuk Menjaga Ekosistem Sastra
Mataram, 14 Maret 2025—Taman Budaya Provinsi NTB bersama para perupa dari berbagai sanggar seni rupa menggelar kegiatan "Pameran Kaligrafi: Rupa Ramadan", sebuah acara yang menampilkan keberagaman seni dan budaya Islam. Pameran ini berlangsung di halaman Taman Budaya Provinsi NTB. Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB, Dwi Pratiwi, berkesempatan hadir pada kegiatan pembukaan pameran.
Pameran ini menampilkan berbagai koleksi dari lima perupa, yaitu Mustaqim, Munawir Hadi, Akhmad Mansur, Ahmad Tabarri, dan Fathul Aziz. Para perupa yang memamerkan karya dan keahlian melukisnya secara langsung telah melalui kurasi ketat oleh salah satu kurator berpengaruh di NTB, Ustaz Yunani. Total ada 55 karya yang dipamerkan.
Dalam sambutannya, Ustaz Yunani mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat tentang keindahan kaligrafi. Dari hasil kurasinya, terdapat 55 lukisan kaligrafi dengan aliran murni dan kontemporer. Senada dengan kurator, Sabarudin selaku Kepala Taman Budaya Provinsi NTB menjelaskan bahwa pameran ini merupakan bentuk kepedulian terhadap perkembangan seni kaligrafi di NTB sekaligus untuk meramaikan suasana Ramadan tahun 2025. "NTB sebenarnya punya banyak perupa kaligrafi hebat, hanya saja banyak yang berkarya di luar daerah. Oleh karena itu, kami berencana mengundang perupa-perupa asal NTB yang berproses di luar daerah untuk memamerkan karyanya di NTB," imbuhnya.
Dalam diskusi dengan Sabarudin, Dwi Pratiwi selaku Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB mendukung kegiatan ini terus diadakan. "Taman Budaya harus menjadi pusat kegiatan kesenian dan sastra agar ekosistem seni dan sastra bisa terus tumbuh," ungkapnya.
Pameran Kaligrafi ini akan berlangsung selama satu minggu penuh. Pengunjung dapat menikmati 55 lukisan kaligrafi secara gratis mulai pukul 09.00 hingga 18.00 Wita setiap hari sejak 14–-21 Maret 2025 di Gedung C, Taman Budaya Provinsi NTB.