Balai Bahasa Provinsi NTB Berbagi Praktik Baik Pembangunan ZI-WBK kepada Balai Bahasa Provinsi Bengkulu

Mataram, 30 April 2025—Balai Bahasa Provinsi NTB menerima permohonan percontohan pembangunan Zona Integritas—Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK) dari dari Balai Bahasa Provinsi Bengkulu. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk berbagi praktik baik pembangunan ZI-WBK secara daring melalui aplikasi Zoom.

Pada kesempatan ini, Kilep Mariani selaku Ketua RBI Balai Bahasa Provinsi NTB memberikan sambutan penyemangat sebagai pembuka kegiatan. “Kami percaya Balai Bahasa Provinsi Bengkulu juga mampu membangun ZI-WBK. Namun, semua memang membutuhkan proses seperti yang telah kami alami di Balai Bahasa Provinsi NTB ini,” ujar Kilep Mariani.

Praktik baik dimulai dari paparan tim RBI Balai Bahasa Provinsi NTB, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama tim RBI Balai Bahasa Provinsi Bengkulu. Pertanyaan yang banyak dibahas terkait pemenuhan data pendukung pada komponen pengungkit I, V, dan VI. Menurut Kilep Mariani dan Tim RBI Balai Bahasa Provinsi NTB, ketiga pengungkit inilah yang menjadi ujung tombak penilaian pembangunan Zona Integritas - Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK).

Pada kesempatan ini, koordinator dari pengungkit I, V, dan VI Balai Bahasa Provinsi Bengkulu juga menyampaikan kekurangan mereka pada pengisian LKE pada masing-masing pengungkit. “Rencana pembangunan ZI-WBK dan inovasi pada Agen Perubahan merupakan hal yang menjadi kekurangan pada pengungkit I,” ujar Helen selaku Koordinator pengungkit I Balai Bahasa Provinsi Bengkulu.

Seluruh sesi pertanyaan praktik baik pembangunan ZI-WBK dari Balai Bahasa Provinsi Bengkulu dijawab bergantian oleh Kilep Mariani, Kasman, dan anggota Tim RBI Balai Bahasa Provinsi NTB yang hadir dalam pertemuan ini. Balai Bahasa Provinsi NTB akan tetap menyambut dan memberikan praktik baik pembangunan ZI-WBK kepada instansi lain yang sedang membangun ZI-WBK di wilayahnya. Ini merupakan bagian dari pelayanan yang dapat diberikan kepada masyarakat di wilayah kerja dan sesama instansi di bawah lembaga yang sama.