Kosakata Tiga Bahasa Daerah Sasak, Samawa, dan Mbojo

Pendokumentasian bahasa dan sastra daerah diperlukan untuk melestarikan bahasa dan sastra daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Oleh sebab itu, Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat melaksanakan kegiatan Inventarisasi Kosakata tiga bahasa daerah asli yang ada di Nusa Tenggara Barat, yaitu bahasa Sasak, Samawa, dan Mbojo. Pada kesempatan kali ini, kita akan berkenalan dengan beberapa kosakata bahasa daerah yang berkaitan dengan nomina dan verba dalam tiga bahasa daerah.  

 

Bahasa Sasak

abuk n jajan yang terbuat dari ketan atau bubuk sagu yang dicampur gula merah dan kelapa parut yang dikukus: ~ reket atawâ ~ saguq atawâ ~ ambon jawâ, ‘abuk ketan atau abuk tepung sagu atau abuk ketela pohon’

jang.kih n tungku: tokol léq julun ~, ‘duduk di muka tungku’; be.jang.kih v bertungku

sam.pur n kain bahu (untuk kaum bangsawan) sanak Saudara, niniq tiang kadu ~, ‘kakek saya menggunakan kain bahu

mo.rot v ditariknya kail pancing oleh ikan: ~ pancing tiang, ‘kail pancing saya ditarik ikan’; te.po.rot v ditariknya kail pancing oleh ikan

ning.rum n wanita bangsawan; saq yaq jari sèninânnâ dengan ~, ‘yang akan jadi istrinya adalah perempuan bangsawan’

 

Bahasa Samawa

a.wer v taburkan: ~ bineng nan sama rata!, ‘taburkan benih itu secara merata!’

bi.aq n tumbuhan berbuah yang berbulu dan sangat gatal: kukena ~ pang kèban kawa tône, ‘saya terkena tumbuhan berbuah yang berbulu dan sangat gatal di kebun kopi tadi’

cu.kung n sebutan untuk rambut pendek sebahu: balông bulumu lamen ~, ‘rambutmu bagus kalau pendek sebahu’

da.ra.pa.ti n burung dara: masi mupatek ~ ampa, ‘ternyata kamu masih memelihara burung dara’

ge.nang n gendang berbentuk panjang: sai teba ~ tau nari nan?, ‘siapa yang menabuh gendangnya orang yang menari itu?’

Bahasa Mbojo

bo.ro v memborong: nahu ma ~ na tu’u uma ake, ‘saya yang memborong bangunan rumah ini’

da.ga n dagangan, v berdagang; dou ma ~, ‘orang yang berdagang; saudagar’

ka.ƌa.ra n buah yang rasanya pahit, dipakai sebaagi obat (bidara hutan): mboto dou ma tahokai supuna ƃanonona ~, ‘banyak orang yang sembuh dari sakit karena meminum bidara hutan’

ka.lo.ƌo n wadah yang terbuat dari pelepah pinang atau pisang dan berbentuk segi empat: ndawi japu ~ ƌi taukai fo’o ake, ‘buatkanlah wadah dari pelepah pinang atau pisang untuk menaruh manga ini’

nga.wa a subur, ede ~ ntadi ndaimu, ‘subur benar tanaman Anda’