Kosakata Tiga Bahasa Daerah Sasak, Samawa, dan Mbojo
Salah satu upaya untuk melestarikan bahasa dan sastra daerah di Nusa Tenggara Barat agar tidak punah adalah melakukan pendokumentasian bahasa dan sastra daerah. Oleh sebab itu Kantor Bahasa Provinsi NTB melaksanakan kegiatan inventarisasi kosakata tiga bahasa daerah yang ada di Nusa Tenggara Barat, yaitu bahasa Sasak, Samawa, dan Mbojo. Pada kesempatan kali ini, mari kita simak beberapa kosakata bahasa daerah berikut ini.
Bahasa Sasak
bacot n jakun: beléq ongkat ~ meq, besar/keras suaramu
badaq v beritahu: ~ inaq entan aku mele uléq, beritahu ibu bahwa aku mau pulang
balas a rugi: tumbenku ~ jelo ni, tumben saya rugi hari ini
campah a tidak punya (kekuatan, wibawa, pengaruh, dll) lagi: endaq tegel ulun amaq,
laun ~ jarine, jangan pegang kepala ayah, nanti ayah tak berwibawa lagi
candek v tahan; déndéq girang ~ anuq dengan, jangan suka tahan milik orang
Bahasa Samawa
babet v ganggu: man mo ~ kayu nan, jangan diganggu kayu itu
baboq a empuk, gemuk (badan/pipi): balong ~ papar tode nan pe, empuk sekali pipi cewek itu
buraq n sejenis sihir (pelet) yg dipasang agar orang yang berniat mencuri terkena suatu hukuman,
seperti tangannya memar, sakit tanpa diketahui penyebabnya; kȇna ~ bua képas né nya nan,
terkena pelet yang dipasang pemilik barang sehingga kakinya cacat
cida v mencuri: ka tinteng leng taunya ro’a ~ dompet pang dalam amat na, telah dipukul
orang-orang yang sering mencuri dompet di pasar itu
cukung n sebutan untuk rambut pendek sebahu: balong bulumu lamen ~, rambutmu bagus
kalau pendek sebahu
Bahasa Mbojo
Babua a gundah: ~ adena, hatinya gundah gulana; tidak menentu perasaannya
balubu v membungkus diri dengan sarung: babau di ~ kaimu wekimu nggomike, mengapa engkau
Menyelubungi atau membungkus diri dengan sarung
cau a suka; menyukai; senang; menyenangi: nggomi ~ mpa’a maru sarai, kamu suka tidur siang
cingga v menyungkil; ni’u ma tenggo ~ kelapa yang dagingnya sedang waktunya untuk dicungkil;
cungkilan; ni’u sa ~ kelapa secungkil
da adv tidak: pilih tuta ma ~ ngawa dengga, sakit kepala yang tidak mau berhenti