Balai Bahasa Provinsi NTB Lakukan Evaluasi Pengisian LHE SAKIP dengan Komitmen Penguatan Kinerja
Mataram, 18 Juli 2025—Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat melaksanakan evaluasi pengisian Lembar Hasil Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LHE SAKIP) sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Dalam evaluasi pengisian laporan ini, sejumlah aspek penting menjadi sorotan, termasuk belum tersedianya Prosedur Operasional Standar (POS) terkait layanan bagi penyandang disabilitas.
Meski demikian, Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat terus menunjukkan komitmennya terhadap reformasi birokrasi melalui pembacaan Komitmen Bersama Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI-WBBM) yang rutin dilakukan dalam setiap kegiatan resmi. Komitmen ini menjadi pengingat akan semangat transparansi, integritas, dan pelayanan prima yang terus dijaga oleh seluruh pegawai. Selain itu, dalam mendukung kelengkapan administrasi dan perencanaan anggaran, Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat juga telah menyusun proposal yang mencantumkan permohonan anggaran berdasarkan Kerangka Acuan Kerja (KAK) sebagai dasar pelaksanaan kegiatan ke depan. Penyusunan dokumen dilakukan dengan cermat dan sesuai dengan kebutuhan program kerja yang telah direncanakan.
Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dwi Pratiwi menekankan kedisiplinan dan komitmen seluruh pegawai Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam evaluasi kinerja. Menurutnya, hal-hal positif yang telah dilakukan oleh para pegawai harus dilanjutkan. "Saya berharap setiap rapat evaluasi kegiatan dan program harus mencantumkan rekomendasi sebagai pedoman kita bersama," ujar Dwi Pratiwi saat memberikan arahan kegiatan di Ruang Anjani Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Pengumpulan laporan kegiatan dan evaluasi juga menjadi perhatian utama. Seluruh laporan disusun dan dikumpulkan tepat waktu sebagai wujud kedisiplinan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas serta pertanggungjawaban anggaran.
Upaya-upaya ini menunjukkan keseriusan Balai Bahasa Provinsi NTB dalam meningkatkan kualitas layanan publik serta kinerja organisasi yang berorientasi pada hasil, inklusif, dan berkelanjutan.