Penginternasionalan Bahasa dan Budaya Indonesia melalui Pertukaran Budaya: Balao Bahasa Provinsi NTB Dukung SMA Nasional 3 Bahasa Budi Luhur

Mataram, 9 Desember 2025—Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat terus menunjukkan berbagai bentuk dukungan dalam proses pemajuan dan penginternasionalan bahasa dan budaya Indonesia. Hari ini, SMA Nasional 3 Bahasa Budi Luhur melaksanakan kegiatan perkenalan dan pertukaran budaya bersama siswa dan guru dari Woodleigh Senior High School, Australia. Kegiatan berlangsung selama dua hari, yaitu pada 9—10 Desember 2025.

Kegiatan dilaksanakan di SMA Nasional 3 Bahasa Budi Luhur dengan berbagai rangkaian kegiatan yang kaya akan perkenalan budaya Indonesia, khususnya Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan internasional dan mempererat budaya antarnegara. Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat memberikan dukungan penuh atas pelaksanaan kegiatan ini dalam upaya penginternasionalan bahasa dan budaya Indonesia.

Kegiatan dimulai dengan penyambutan tamu dari Woodleigh Senior High School dengan pertunjukan gendang belek. Setelah itu, Tim Woodleigh Senior High School diajak untuk melakukan beenagai aktivitas seperti memetik melon, memakan durian, melakukan berbagai permainan tradisional, dan mencicipi serabi sekaligus menyaksikan proses pembuatannya secara langsung. Tim Woodleigh Senior High School juga menunjukkan cara bermain Australian Rules Football kepada para siswa SMA Nasional 3 Bahasa Budi Luhur di lapangan sekolah.

Setelah pelaksanaan berbagai aktivitas di luar ruangan, kegiatan dilanjutkan dengan penerimaan secara resmi Tim Woodleigh Senior High School oleh pihak SMA Nasional 3 Bahasa Budi Luhur. Dalam kegiatan ini, Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat hadir diwakili oleh Kepala Subbagian Umum Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Diah Rachma Yudita dengan didampingi oleh Tim BIPA Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Dalam kesempatan yang sama, hadir pula perwakilan dari Dinas Pariwisata Kota Mataram, Harun Jayadi untuk memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Harun menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Woodleigh Senior High School. “Selamat datang kami ucapkan kepada Tim Woodleigh Senior High School. Semoga kegiatan ini dapat memberikan kesan yang baik untuk dibawa kembali ke Australia,” ujarnya. Harun juga menyampaikan keberagaman yang dimiliki oleh Kota Mataram yang dapat dinikmati sekaligus dapat memberikan cerita dan kesan yang indah bagi Tim Woodleigh Senior High School.

Zamzam Hariro, Ketua Tim Kerja Pengembangan Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat juga menyampaikan sambutan. “Ketika kita berbahasa Indonesia, kita akan banyak belajar dan mengenal budaya yang dimiliki oleh Indonesia, seperti tari dan permainan tradisional,” ujar Zamzam. Sejalan dengan hal tersebut, dalam kesempatan terpisah, Direktur Sekolah Nasional 3 Bahasa Budi Luhur, Widi Winarto juga menyampaikan kesungguhan Sekolah Nasional 3 Bahasa Budi Luhur dalam berbahasa Indonesia yang baik dan benar. “Kami ingin menjadikan Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia. Sebelum belajar bahasa asing kita harus belajar dan memahami bahasa Indonesia yang baik dan benar,” ujar Widi semangat.

Dalam acara penyambutan tersebut, salah seorang guru dari Woodleigh Senior High School menyampaikan kesannya. “Terima kasih telah menyambut kami dengan begitu hangat. Budaya Indonesia sangat kental dan istimewa. Saya berharap siswa kami akan kembali ke Indonesia berulang kali dan jatuh cinta dengan Indonesia seperti kami,” ujarnya bangga. Menanggapi hal tersebut, Kepala SMA Nasional 3 Bahasa Budi Luhur, Wahyu Kasidi menyampaikan harapannya. “Terima kasih atas dukungan semua pihak. Harapan kami, semoga ini bukan kunjungan yang terakhir. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan kembali ke depannya,” tuturnya menutup acara penyambutan pada hari ini.

Di akhir kegiatan, Tim Woodleigh Senior High School diajak untuk bermain gasing dan membuat hiasan kepala dari bunga dengan didampingi Tim BIPA Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kegiatan akan dilanjutkan esok hari dengan peresean dan bermain layang-layang di Pantai Loang Baloq.