BASAntb Wiki Gelar Dialog Kebijakan untuk Menekan Jumlah Perkawinan Anak di NTB: Balai Bahasa Provinsi NTB Siap Dukung Literasi dan Edukasi bagi Anak

Mataram, 10 Desember 2025--Balai Bahasa Provinsi NTB menghadiri undangan dari BASAntb Wiki dalam kegiatan Dialog Kebijakan Wikithon Partisipasi Publik dengan tema "Melihat Angka Perkawinan Anak (Merarik Kodeq) yang tinggi di NTB, Apa yang Bisa Kamu Lakukan untuk Mencegah Teman Kamu Melakukan Perkawinan Anak?"

Kegiatan ini berlangsung di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi NTB dan dihadiri oleh berbagai perwakilan instansi pemerintah, komunitas, dan yayasan. Balai Bahasa Provinsi NTB turut hadir dalam kegiatan ini dengan diwakili oleh Safoan Abdul Hamid dan Ni Made Yudiastini.

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk diskusi kelompok yang bertujuan untuk merumuskan rekomendasi kebijakan dalam mencegah terjadinya perkawinan anak di NTB. Para peserta berdiskusi secara aktif, berbagi pengalaman, dan menyusun langkah strategis yang dapat diterapkan di tingkat sekolah, desa, hingga komunitas. Hasil diskusi menghasilkan sebelas poin rekomendasi kebijakan, yaitu (1) sosialisasi dan pelatihan, (2) pelatihan guru BK dan wali kelas, (3) komitmen sekolah ramah anak, (4) forum anak desa dan kecamatan, (5) ruang aman remaja, (6) sosialisasi parenting tentang pengasuhan positif, (7) penguatan desa ramah anak, (8) konten media sosial edukatif, (9) kampanye stop merarik kodeq, (10) portal online ruang curhat aman, dan (11) kolaborasi dengan media lokal. 

Para peserta kegiatan, melalui pemikiran dan idenya berharap dapat menghasilkan solusi strategis dan efektif dalam mencegah perkawinan anak di NTB. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh pihak dapat berkolaborasi untuk menekan angka perkawinan anak di NTB. Balai Bahasa Provinsi NTB berkomitmen mendukung gerakan literasi dan edukasi yang berpihak pada anak sehingga tercipta lingkungan yang aman, sehat, dan ramah anak.