Giat Literasi di SMAN 1 Lembar: Pembinaan Literasi Dibutuhkan oleh Satuan Pendidikan

Lombok Barat, 11 Desember 2025--Penguatan literasi baca-tulis dan literasi numerasi di sekolah menjadi faktor pendukung penting dalam meningkatkan mutu pembelajaran di satuan pendidikan. Untuk itu, Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat melakukan pembinaan literasi di SMAN 1 Lembar, Kabupaten Lombok Barat sesuai dengan permohonan kemitraan. Dalam hal ini, Ketua Tim Kerja Pembinaan, Nurcholis Muslim berkesempatan menjadi narasumber dalam Lokakarya (Workshop) Peningkatan Literasi Baca-Tulis dan Numerasi yang diselenggarakan oleh SMAN 1 Lembar. Kegiatan ini melibatkan partisipasi 52 orang guru dan 10 siswa.

Nurcholis berharap bahwa guru-guru yang mengikuti kegiatan tersebut dapat memberikan pola pendekatan pembelajaran dengan mengimplementasikan literasi baca-tulis dan literasi numerasi yang terintegrasi ke seluruh mata pelajaran. Keikutsertaan siswa juga diharapkan memberikan pengetahuan literasi baca-tulis dan numerasi untuk penguatan pemahaman yang kritis dan analitis dalam menginterpretasikan teks dalam materi ajar. 

Harapan tersebut senada dengan pernyataan Kepala SMAN 1 Lembar, H. Suryadi. Ia berharap bahwa para peserta terlibat aktif berdiskusi dan berinteraksi dengan narasumber membahas materi literasi numerasi yang menjadi tugas satuan pendidikan. Ia menegaskan bahwa literasi bukan hanya sekadar materi pelajaran saja, tetapi memiliki makna dan pemahaman luas yang mendorong setiap guru dan siswa untuk belajar berbagai hal. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mataram dan Lombok Barat, Muhajidin. Ia menyampaikan arahan agar kegiatan ini menjadi solusi atas penurunan nilai Asesmen Nasional yang terjadi di wilayah Mataram-Lombok Barat. Nurcholis meyakini bahwa dengan pembinaan literasi secara masif dan komitmen sekolah untuk terus meningkatkan pemahaman literasi, maka peningkatan hasil literasi Asesmen Nasional dapat dilakukan, khususnya di SMAN 1 Lembar. Pembinaan materi literasi numerasi yang berkala dapat mendorong setiap tenaga pendidik dan siswa untuk terus belajar dan hasilnya dapat diukur melalui Asesmen Nasional.