Presentasi Hasil Pelaksanaan Magang, Balai Bahasa Provinsi NTB Resmi Melepas Mahasiswa Magang UTS

Mataram, 5 Juni 2025--Pelaksanaan magang yang diikuti oleh tiga mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa telah memasuki masa akhir magang. Untuk itu, sesuai dengan prosedur layanan magang, Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat melaksanakan presentasi pelaksanaan magang.

Kegiatan yang dilaksanakan secara hibrida, yaitu luring di Ruang Bayan dan melalui ruang virtual Zoom bertujuan untuk memastikan bahwa layanan magang memberikan penguatan kemampuan, ilmu pengetahuan, dan bekal pelajaran untuk mahasiswa magang. Hal ini diperoleh melalui berbagai tahapan sesuai dengan rencana, prosedur, dan standar pelayanan yang dijalankan oleh Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Dwi Pratiwi selaku Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat menyampaikan apresiasi kepada Universitas Teknologi Sumbawa yang telah memercayai Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai salah satu instansi tempat menimba ilmu dan menempa diri bagi mahasiswa.Didampingi oleh Kepala Subbagian Umum, Diah Rachma Yudita dan tim pembinaan magang, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Universitas Teknologi Sumbawa, yaitu Rahmin Meilani Putri.

Tiga mahasiswa magang, yaitu Nanda, Gita, dan Nia memaparkan hasil magang yang telah dijalani selama tiga bulan di Balai Bahasa Provinsi NTB sejak bulan Oktober 2026. Mereka memaparkan mengenai latar belakang di mana menurut Nanda bahwa kelebihan dari program ini adalah mahasiswa bebas memilih instansi sesuai dengan latar belakang dan tujuan pembelajaran. Berikutnya, poin pemaparan berisi tujuan, profil Balai Bahasa Provinsi NTB, tantangan dan solusi, rangkaian kegiatan, dan dokumentasi pelaksanaan kegiatan yang telah mahasiswa ikuti. Nanda, perwakilan dari mahasiswa magang menuturkan bahwa kegiatan ini berfokus pada pengalaman dan kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan diri.Adapun beberapa materi utama yang dipelajari dan disusun oleh mahasiswa magang, di antaranya penginputan data kosakata ke dalam laman KBBI, penyuntingan artikel jurnal Mabasan, dan aktivitas kegiatan literasi, Bulan Bahasa, dan Sastra, serta berbagai kegiatan internal lainnya.

Mengulas pemaparan tersebut, Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat menilai bahwa mahasiswa telah melaksanakan magang dengan cukup baik. Laporan telah dipaparkan oleh mahasiswa magang. Sekiranya jika masih ada yang kurang dari harapan universitas pada pelaksanaan magang, Balai Bahasa menyampaikan permohonan maaf. "Kami memiliki paket program magang dengan rentang waktu satu, tiga, dan enam bulan. Semoga hasil laporan yang telah dijelaskan oleh mahasiswa dapat menjadi bekal ke depannya," imbuh Dwi saat memberikan tanggapan selepas presentasi mahasiswa magang selesai. Ia berharap bahwa setiap penanggung jawab tim yang dominan memberikan penugasan dapat juga hadir pada pertemuan ini untuk dapat menguatkan reviu hasil pelaksanaan magang. Semisal, pada penyusunan korpus dan reviu penulisan di Jurnal Mabasan. Artikel-artikel yang masuk di Jurnal Mabasan juga perlu dievaluasi, mulai dari pengelola Mabasan, siniar, dan tim lainnya. Hasil tulisan di jurnal merupakan hasil tulisan dari para pakar yang memang perlu ditelaah bersama juga.

Tanggapan juga diberikan oleh pembina mahasiswa magang Universitas Teknologi Sumbawa, Rahmin Meilani Putri. Ia mengungkapkan bahwa selama tiga bulan mahasiswa mendapatkan ilmu dan pengetahuan dari Balai Bahasa. Adapun catatan yang telah diberikan, seperti yang telah disampaikan pada saat kegiatan pengantaran mahasiswa lalu bahwa pihak prodi memang baru pertama kali melaksanakan program magang pada semester ini sehingga belum mendapatkan capaian yang bisa diidentifikasi. "Kami tidak menduga bahwa mahasiswa kami sampai mendapatkan penugasan mereviu artikel. Dengan adanya pemaparan ini, kami juga tidak menyangka bahwa mahasiswa kami mendapatkan kepercayaan penugasan yang cukup besar sehingga ke depan menjadi bekal ilmu bagi mahasiswa kami," imbuhnya.

Dengan adanya presentasi sekaligus evaluasi ini mendorong pihak Balai Bahasa dan Universitas Teknologi Sumbawa untuk berbenah dan mendukung perbaikan pelaksanaan mahasiswa magang ke depannya. Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup rangkaian pelaksanaan magang dan Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat resmi melepas tiga mahasiswa magang Universitas Teknologi Sumbawa.