Terima Kunjungan Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Tengah, Balai Bahasa Provinsi NTB Bahas Implementasi Nota Kesepakatan

Mataram, 28 Januari 2026--Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah melalui Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan terus bergerak cepat dalam memperkuat ekosistem literasi di wilayahnya. Sebagai langkah konkret pasca-Workshop Penguatan Ekosistem Kabupaten, Kepala Bidang SD Kabupaten Lombok Tengah, H. Jumadi, melakukan kunjungan strategis ke Balai Bahasa Provinsi NTB untuk membangun kemitraan program(28/01). Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari model peningkatan literasi secara kolaboratif yang sebelumnya telah dirumuskan. Fokus utama dari pertemuan ini adalah menyusun perencanaan kerja sama program serta pengadaan bahan bacaan bermutu bagi siswa di tingkat sekolah dasar.

H. Jumadi menegaskan bahwa langkah ini diambil guna mendongkrak Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM), khususnya di Kabupaten Lombok Tengah. Menurutnya, literasi tidak bisa hanya mengandalkan peran satu pihak, melainkan harus dibangun secara kolektif. "Kunjungan ini adalah implementasi nyata dari Nota Kesepakatan antara Balai Bahasa Provinsi NTB dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Kami fokus pada penyediaan bahan bacaan pendamping yang berkualitas untuk mendukung ekosistem literasi di sekolah-sekolah," ujar H. Jumadi.

Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB, Dwi Pratiwi menyambut baik kedatangan Kepala Bidang SD Kabupaten Lombok Tengah dengan menyampaikan bebrapa hal pola kemitraan yang bisa dilaksanakan seperti beberapa poin krusial yang dibahas dalam pertemuan tersebut meliputi: Perencanaan Program Bersama: Sinkronisasi kegiatan literasi dan kebahasaan yang dilaksanakan Balai Bahasa (Literasi, UKBI, Peningkatan Kemahiran Bahasa Indonesia, Pembuatan Produk Penerjemahan seperti pembuatan cerita anak), dan dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah agar tepat sasaran dan berimplikasi, Pengadaan Bahan Bacaan: Memastikan sekolah-sekolah memiliki akses terhadap buku-buku bermutu yang sesuai dengan tingkat perkembangan anak, Penguatan Ekosistem: Membangun jejaring antara pendidik, pegiat literasi, dan instansi terkait untuk menciptakan budaya baca yang berkelanjutan. Langkah kolaboratif ini diharapkan tidak hanya meningkatkan minat baca siswa, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap kualitas pendidikan secara umum di Bumi Tatas Tuhu Trasna.