Pelatihan Bahasa Inggris bagi Praja Muda IPDN Kampus NTB: Balai Bahasa Provinsi NTB Kuatkan Materi TOEFL

Lombok Tengah, 20 Februari 2026—Balai Bahasa Provinsi NTB bersama IPDN Kampus NTB telah mengimplementasikan rencana kerja dalam berbagai kegiatan sejak tahun 2022. Salah satu program bersama, yaitu Pelatihan Bahasa Inggris bagi Praja Muda IPDN Kampus NTB. Digawangi oleh Plt. Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB, Zamzam Hariro, bersama tim pelatih, kegiatan yang menjadi salah satu program utama ini menyasar 144 praja muda semester III/IV tahun akademik 2025/2026.

Memasuki tahun ajar semester IV, Balai Bahasa Provinsi NTB melakukan terobosan pelatihan berkat kolaborasi kedua lembaga. Berdasarkan arahan dari Direktur IPDN Kampus NTB, Dedy Suhandi pada pertemuan 27 Januari 2026 lalu, aspek penguatan materi TOEFL menjadi perhatian khusus. Hal ini selaras dengan kebijakan IPDN bahwa standar nilai minimal TOEFL Praja Muda telah ditetapkan dan berlaku mulai semester ini. Hal tersebut menjadi atensi Tim Pelatih Bahasa Inggris Balai Bahasa Provinsi NTB.

Pelatihan perdana memasuki semester IV diketuai oleh Zamzam Hariro. Bersama Toni Samsul Hidayat, ia menyampaikan materi terkait mekanisme pelatihan yang menekankan pada penguatan materi TOEFL. Sebelumnya, pelatihan dibagi menjadi tiga kelas, yaitu kelas TOEFL, kelas menengah, dan kelas dasar berdasarkan hasil tes awal TOEFL yang diikuti oleh seluruh praja. "Dengan adanya arahan kebijakan baru dari IPDN Kampus NTB, kami menekankan bahwa pelatihan akan disesuaikan dengan kebutuhan. Semua Praja Muda akan mendapatkan materi penguatan TOEFL untuk memperkaya kemampuan dan meningkatkan hasil tes TOEFL. Untuk itu, kami berharap semua praja dapat fokus belajar, mengikuti pelatihan dengan serius, tetapi juga menyenangkan. Kami ingin semua Praja Muda dapat meningkatkan kompetensi bahasa Inggrisnya dengan maksimal dan tentunya mendapatkan hasil tes TOEFL minimal standar yang telah ditetapkan," papar Zamzam saat memberikan materi di Aula Gedung Kuliah IPDN Kampus NTB.

Pelatihan yang digelar serentak dalam satu kelas besar memudahkan Tim Pelatih untuk memberikan informasi kebijakan terbaru. Selain itu, Zamzam menekankan bahwa penguatan materi TOEFL akan disesuaikan dengan kebutuhan dan atensi para Praja Muda. Ia melanjutkan materi dengan memberikan materi dasar dalam penulisan berbagai jenis kata dan dilafalkan dalam bahasa Inggris. Ia menjelaskan penggunaan kata benda dan imbuhan yang melekat ketika kata-kata tersebut dijadikan kalimat. Ia menambahkan bahwa penggunaan kata kerja sesuai dengan konteks kalimat, misalnya ungkapan "running car" dan "stolen car" dalam bahasa Inggris. Menurutnya, para Praja Muda bukan hanya mampu memilih, mengetahui arti kata, serta merangkai suatu kalimat dalam bahasa Inggris, tetapi juga para Praja Muda dapat mengetahui pemilihan kata sesuai konteks kalimat dalam bahasa Inggris. Ia mengajak para Praja Muda untuk mengikuti permainan, yaitu mencoba bermain dan mengartikan makna kata dalam bahasa Inggris untuk memantik partisipasi Praja Muda dalam kelas pelatihan hari ini. Berikutnya, kelas minggu depan akan dibagi sesuai dengan jenjang kelas dan mulai menyesuaikan dengan materi TOEFL.