Balai Bahasa Provinsi NTB Laporkan Layanan Informasi Publik ke Komisi Informasi Provinsi NTB

Mataram, 6 Februari 2026—Balai Bahasa Provinsi Nusa TTB secara konsisten melakukan pelaporan layanan informasi publik kepada Komisi Informasi Provinsi NTB. Pelaporan yang dilakukan oleh Balai Bahasa Provinsi NTB telah memasuki tahun ketiga ini merupakan bentuk komitmen Balai Bahasa Provinsi NTB dalam meningkatkan kualitas layanan informasi publik yang transparan, akuntabel, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Pelaporan kali ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB, Zamzam Hariro, bersama tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Kehadiran tim Balai Bahasa Provinsi NTB diterima oleh Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi NTB, Asraruddin.

Dalam pertemuan tersebut, Asraruddin mengapresiasi konsistensi Balai Bahasa Provinsi NTB dalam melaksanakan kewajiban pelaporan layanan informasi publik setiap tahun. Menurutnya, langkah ini mencerminkan keseriusan lembaga dalam membangun budaya keterbukaan informasi. Ia juga berharap agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Provinsi NTB dapat meneladani komitmen tersebut sehingga tercipta tata kelola pemerintahan yang informatif dan transparan. “Pelaporan rutin ini sangat penting untuk memastikan bahwa layanan informasi publik berjalan dengan baik. Kami berharap seluruh OPD di NTB dapat menjadi lembaga yang informatif agar masyarakat memeroleh kemudahan dan kepastian dalam mengakses informasi,” ujarnya.

Sementara itu, Zamzam Hariro menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik masih menjadi tantangan, terutama di wilayah-wilayah tertentu. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya merasakan manfaat layanan informasi publik dan belum memahami mekanisme pengajuan permohonan informasi. “Seharusnya di era digital seperti sekarang, masyarakat dapat dengan mudah memeroleh informasi yang dibutuhkan. Namun, faktanya masih banyak masyarakat di daerah yang belum memahami layanan informasi publik ini. Oleh larena itu, upaya sosialisasi dan penguatan sistem layanan informasi perlu terus ditingkatkan,” ungkap Zamzam.

Melalui pelaporan ini, Balai Bahasa Provinsi NTB berkomitmen untuk terus memperbaiki tata kelola layanan informasi publik, baik dari sisi sistem, sumber daya manusia, maupun pemanfaatan teknologi digital. Langkah ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya pelayanan publik yang terbuka, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.