Semarak Pembukaan Pekan Literasi di SMPN 3 Kayangan: Literasi sebagai Pilar Pendidikan Berkualitas
SKayangan, 3 Februari 2026--SMPN 3 Kayangan, Kabupaten Lombok Utara resmi membuka rangkaian kegiatan Pekan Literasi yang berlangsung dari tanggal 3 hingga 7 Februari 2026. Acara pembukaan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lombok Utara (Dikbudpora KLU), Kepala UPTD Kecamatan Kayangan, Ketua Tim Kerja Pembinaan dari Balai Bahasa Provinsi NTB, serta beberapa kepala sekolah dari wilayah sekitar.
Sambutan pertama disampaikan oleh Kepala SMPN 3 Kayangan yang menekankan pentingnya literasi sebagai bagian dari budaya sekolah. Sambutan berikutnya dari Kepala UPTD Kecamatan Kayangan turut mengapresiasi inisiatif sekolah dalam menyelenggarakan kegiatan literasi yang melibatkan berbagai jenjang pendidikan.
Dalam sambutan pembukaannya, Kepala Dinas Dikbudprora, Muhammad Najib, menegaskan bahwa penguatan literasi sekolah merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. “Literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, memahami informasi, dan membangun karakter peserta didik,” ujarnya.
Ketua Tim Kerja Pembinaan dari Balai Bahasa Provinsi NTB, Nurcholis Muslim turut menyampaikan program kerja literasi yang sedang dijalankan oleh Balai Bahasa, termasuk pendampingan sekolah dalam pengembangan budaya literasi, pelatihan guru, dan penyediaan bahan bacaan yang sesuai dengan konteks lokal. Ia juga mengajak seluruh elemen pendidikan untuk bersinergi dalam membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan.
Acara pembukaan semakin semarak dengan penampilan seni dari siswa SMPN 3 Kayangan, termasuk pertunjukan Pastika dan Tari Kreasi Bali Nusra yang mengangkat kekayaan budaya Nusantara. Sosialisasi dari Balai Bahasa Provinsi NTB menjadi penutup sesi edukatif.
Pekan Literasi ini akan diisi dengan berbagai lomba dan kegiatan menarik, seperti lomba puisi, menyanyi, pidato, bercerita, serta permainan tradisional yang melibatkan siswa dari tingkat SD hingga SMP. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat literasi di kalangan pelajar dan memperkuat kolaborasi antarsekolah dalam menciptakan generasi yang cerdas dan berkarakter.