Balai Bahasa Nusa Tenggara Barat Hadir di SMKN 2 Mataram, Bekali Siswa Keterampilan Penanganan Komunikasi Global Berbahasa Inggris

Mataram, 3 Februari 2026—Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat kembali memperkuat perannya dalam mendukung peningkatan kompetensi generasi muda melalui keterlibatan sebagai guru tamu dalam Program Praktisi Dunia Usaha/Dunia Industri (DUDI) di SMKN 2 Mataram. Program ini menjadi ruang temu antara dunia pendidikan dan praktik profesional, guna menyiapkan siswa agar lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Dalam kesempatan tersebut, Zamzam Hariro hadir sebagai guru tamu yang memberikan pembelajaran tentang keterampilan penanganan telepon dalam bahasa Inggris. Kegiatan yang berlangsung di ruang Laboratorium MPK, SMKN 2 Mataram, ini diikuti oleh 70 siswa kelas XI dengan konsentrasi keahlian Manajemen Perkantoran. Antusiasme siswa tampak sejak awal kegiatan, terutama ketika sesi praktik dimulai.

Mewakili pihak sekolah, Arif Handoko menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Ia menilai kehadiran praktisi dari lembaga kebahasaan memberi nilai tambah bagi siswa dalam memahami kebutuhan komunikasi profesional di dunia kerja. “Kami sangat menyambut baik kolaborasi ini. Kehadiran narasumber praktisi menjadi bekal penting bagi siswa agar lebih percaya diri dan kompeten,” ujarnya.

Mengawali pemaparannya, Zamzam Hariro menekankan pentingnya komunikasi efektif dalam penanganan telepon. “Komunikasi efektif merupakan bagian paling penting dari penanganan telepon. Kita harus memastikan pesan yang kita sampaikan dapat diterima dan dipahami dengan baik oleh lawan bicara,” tuturnya. Materi yang disampaikan mencakup istilah dan ungkapan penting dalam bertelepon, mulai dari mengangkat telepon, menerima dan meninggalkan pesan, hingga merespons panggilan secara profesional dalam bahasa Inggris.

Tidak hanya teori, para siswa juga mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan langsung percakapan melalui simulasi, disertai perbaikan pengucapan dan intonasi. Suasana kelas menjadi dinamis dan interaktif, mencerminkan semangat belajar yang tinggi.

Pada akhir kegiatan, Zamzam Hariro memberikan sejumlah kiat dan kisi-kisi latihan agar para siswa dapat terus mengasah kemampuan berbahasa Inggris mereka secara mandiri. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kepercayaan diri siswa serta meningkatkan kesiapan mereka memasuki dunia kerja yang menuntut keterampilan komunikasi global.