Balai Bahasa Provinsi NTB Tingkatkan Kompetensi Pengelola Laman Kamus Terpadu Sasambo
Mataram, 11 Maret 2026—Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat terus memperkuat upaya pelestarian bahasa daerah melalui kegiatan Peningkatan Kompetensi Pengelola Laman Kamus Terpadu Sasambo Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Bayan, Balai Bahasa Provinsi NTB ini menjadi langkah strategis untuk mengembangkan dan memperbarui laman Kamus Terpadu Sasambo yang selama ini telah menjadi salah satu rujukan penting bagi masyarakat dalam mempelajari bahasa daerah di NTB.
Kegiatan ini diikuti oleh Tim Pengelola Laman, Tim Pengembangan Balai Bahasa Provinsi NTB, dan unsur terkait yang berperan dalam pengembangan konten dan sistem kamus digital. Melalui kegiatan tersebut, para peserta bersama-sama mengevaluasi berbagai aspek pengelolaan laman, mulai dari tampilan antarmuka, sistem pencarian kata, hingga penyajian informasi kebahasaan yang lebih mudah diakses oleh masyarakat.
Ketua panitia kegiatan, M. Syamsur Rijal, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pembaruan pada laman Kamus Terpadu Sasambo yang selama ini belum mendapatkan pengembangan secara optimal. Menurutnya, pembaruan tersebut penting dilakukan agar laman kamus tetap relevan dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan pengguna.
“Selama ini laman Kamus Terpadu Sasambo telah dimanfaatkan oleh masyarakat, tetapi masih diperlukan sejumlah pengembangan agar tampilannya lebih modern, fungsinya lebih maksimal, dan kontennya lebih mudah diakses,” ujar M. Syamsur Rijal dalam laporannya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB, Zamzam Hariro, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengembangan Kamus Terpadu Sasambo merupakan pekerjaan besar yang memiliki nilai strategis bagi pelestarian bahasa daerah. Ia menilai kamus digital tersebut dapat menjadi jembatan pengetahuan bagi masyarakat luas, termasuk bagi penutur dari luar daerah yang ingin mempelajari bahasa Sasak, Samawa, dan Mbojo.
“Kamus ini merupakan pekerjaan besar yang sangat berguna bagi masyarakat kita ke depan. Hal ini berkaitan dengan keberlangsungan bahasa daerah agar dapat dipelajari oleh orang luar dengan mudah. Oleh karena itu, saya sangat mengharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kegunaan kamus ini,” ujar Zamzam.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga menghasilkan sejumlah catatan penting terkait pengembangan laman kamus. Beberapa hal yang menjadi perhatian utama antara lain pembaruan desain laman kamus agar selaras dengan identitas visual Kementerian, penyesuaian logo dan templat, serta penyempurnaan redaksi atau kalimat yang ditampilkan pada laman kamus. Selain itu, Tim Pengelola juga menaruh perhatian besar pada peningkatan pengalaman pengguna (user experience). Pengembangan diarahkan agar pengunjung laman dapat mencari dan menemukan kata yang diinginkan dengan lebih cepat, mudah, dan akurat.
Melalui kegiatan ini, Balai Bahasa Provinsi NTB berharap laman Kamus Terpadu Sasambo dapat terus berkembang menjadi sumber rujukan digital yang semakin bermanfaat bagi masyarakat, baik untuk kepentingan pembelajaran, penelitian, maupun upaya pelestarian bahasa daerah di Nusa Tenggara Barat.