Pendampingan Hingga Pengujian, Balai Bahasa Provinsi NTB Kawal UKBI di Lombok Timur
Lombok Timur, 2 April 2026—Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat melaksanakan kegiatan Pendampingan dan Pengujian Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) di Kabupaten Lombok Timur selama empat hari, mulai 30 Maret hingga 2 April 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kemahiran berbahasa Indonesia bagi pelajar dan mahasiswa di wilayah tersebut.
Pada hari pertama, 30 Maret 2026, tim UKBI melakukan pendampingan, sosialisasi, serta pendaftaran peserta di Universitas Hamzanwadi dan SMAN 3 Selong. Kegiatan ini disambut antusias, terutama oleh mahasiswa Fakultas Bahasa, Seni, dan Humaniora Universitas Hamzanwadi yang menjadi sasaran utama.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Hamzanwadi menyampaikan bahwa tes UKBI telah menjadi salah satu syarat akhir kelulusan bagi mahasiswa. Ia menegaskan pentingnya peningkatan kemampuan berbahasa Indonesia, khususnya melalui penulisan karya ilmiah, sebagai bekal akademik dan profesional mahasiswa.
Memasuki hari kedua, 31 Maret 2026, kegiatan dilanjutkan di MTsN 1 Lombok Timur dan MAN 1 Lombok Timur dengan agenda serupa, yakni pendampingan, sosialisasi, dan pendaftaran peserta. Kegiatan ini bertujuan memperluas jangkauan peserta sekaligus memberikan pemahaman menyeluruh tentang pentingnya UKBI.
Pada hari ketiga, 1 April 2026, tim UKBI kembali melakukan pendampingan pendaftaran di SMAN 3 Selong dan MTsN 1 Lombok Timur. Pendampingan lanjutan ini dilakukan sebagai respons terhadap sejumlah kendala teknis yang masih dihadapi peserta dalam proses pendaftaran, sehingga diharapkan seluruh calon peserta dapat terakomodasi dengan baik.
Puncak kegiatan berlangsung pada hari keempat, 2 April 2026, dengan pelaksanaan pengujian UKBI di SMAN 3 Selong dan MTsN 1 Lombok Timur. Pengujian dilaksanakan dalam dua sesi, yakni sesi pertama pada pukul 09.00 Wita dan sesi kedua pada pukul 10.00 Wita. Pelaksanaan tes berjalan tertib dan lancar dengan dukungan penuh dari pihak sekolah.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen Balai Bahasa Provinsi NTB dalam meningkatkan kompetensi berbahasa Indonesia di kalangan generasi muda. Dengan UKBI sebagai tolok ukur kemahiran, diharapkan peserta tidak hanya mampu berbahasa Indonesia dengan baik dan benar, tetapi juga menggunakannya secara efektif dalam berbagai konteks akademik dan profesional.