Penguatan Pelaksanaan Tugas, Balai Bahasa Provinsi NTB Melaksanakan Rapat Internal

Mataram, 8 April 2026--Balai Bahasa Provinsi NTB melaksanakan Rapat Internal dalam rangka masa peralihan pimpinan. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Zamzam Hariro, menyampaikan apresiasi dan arahan kepada seluruh pegawai dalam sebuah pertemuan internal yang berlangsung baru-baru ini. Dalam sambutannya, ia mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kinerja seluruh jajaran yang telah menjaga keberlangsungan program dan layanan kebahasaan di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Zamzam menegaskan bahwa dinamika pergantian pimpinan hendaknya tidak memengaruhi semangat dan ritme kerja pegawai. Ia mengingatkan bahwa konsistensi kinerja menjadi kunci utama dalam menjaga capaian program. “Jadi, saya harap seluruh pegawai tetap bekerja secara optimal dan profesional, tanpa mengalami penurunan produktivitas.”

Lebih lanjut, Zamzam juga memberikan penekanan khusus kepada para ketua tim kerja agar dapat meningkatkan responsivitas dalam menjalankan tugas dan koordinasi. Menurutnya, peran ketua tim sangat strategis dalam memastikan kelancaran pelaksanaan program serta dalam menjawab berbagai tantangan yang muncul di lapangan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Subbagian Tata Usaha, Diah Rachma Yudita, turut menyampaikan beberapa informasi penting terkait tata kelola internal. Ia mengingatkan seluruh pegawai untuk tetap memedomani kebijakan KDR yang berlaku setiap hari Jumat sebagai bagian dari disiplin kerja yang telah ditetapkan.

Waktu pelaksanaan pergantian pimpinan definitif saat ini masih dalam tahap koordinasi dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Ia mengimbau seluruh pegawai untuk menunggu informasi resmi yang akan disampaikan kemudian.

Selain itu, kedepan akan dilakukan kembali langkah-langkah efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penyesuaian terhadap kebijakan dan kondisi yang berkembang, tanpa mengurangi kualitas pelaksanaan program yang telah direncanakan.

Dengan berbagai arahan tersebut, diharapkan seluruh pegawai Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat dapat terus menjaga komitmen dan kinerja, serta beradaptasi secara profesional dalam menghadapi perubahan organisasi.