Wamendikdasmen Pastikan Kualitas Pelaksanaan TKA dan Revitalisasi Sekolah

Mataram, 14 April 2026--Mengawal program prioritas, Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq melanjutkan agenda kunjungan kerja ke SMPN 6 Mataram dan SMAK Kesuma Mataram. Kunjungan kerja ini merupakan rangkaian kegiatan untuk memastikan pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) siswa SMP/Sederajat dan program revitalisasi sekolah.

Mengawali kunjungan kerja ke SMPN 6 Mataram, Wamen Fajar meninjau dua ruang kelas pembelajaran, yaitu kelas IXF dan IXD. Pembelajaran konversi bilangan yang diikuti oleh siswa dipantau langsung oleh Wamendikdasmen. Ia berdiskusi dengan perwakilan ibu guru yang sedang mengajar di kelas IX F. Pada kesempatan ini, Wamen Fajar memberikan motivasi dan bertanya langsung mengenai soal-soal TKA matematika. Ia juga mengikuti kelas pembelajaran dengan menjawab contoh soal yang diberikan. Hal yang sama juga terjadi di kelas IX D. Ia memastikan bahwa siswa memahami pelaksanaan dan tujuan adanya TKA. "Jadi, Adik-Adik perlu memahami tidak hanya tentang materi TKA, tetapi juga tujuan pemetaan potensi akademik siswa sebagai salah satu bahan kebijakan untuk peningkatan kualitas pendidikan," terang Wamen Fajar saat interaksi dengan siswa di kelas.

Ia juga menjelaskan tentang tujuan serta manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa. Bahkan, ia mengecek menu program MBG yang didapatkan oleh siswa hari ini. Menurutnya, menu MBG perlu lebih kreatif untuk membangkitkan selera makan siswa dan memastikan menu MBG higienis dan aman dikonsumsi oleh siswa. Ia mengimbau siswa untuk menyampaikan jika ada keluhan mengenai menu MBG yang mungkin kurang variatif dengan cara yang baik. 

Agenda kunjungan berikutnya ke SMAK Kesuma Mataram. Tujuan kunjungan untuk memantau langsung hasil pelaksanaan revitalisasi sekolah yang didapatkan oleh SMAK Kesuma Mataram. Didampingi oleh Suster Irene Sitohang selaku kepala sekolah, Wamen Fajar meninjau ruangan kelas dan bagian atap sekolah yang telah selesai direvitalisasi menggunakan bantuan dana Kemendikdasmen. Wamen Fajar berpesan kepada siswa untuk menjaga lingkungan sekolah yang sudah bersih dan baik ini.

Selanjutnya, ia menyapa siswa kelas XA yang sedang mengikuti pembelajaran matematika. Suster Irene menuturkan bahwa siswa-siswa berasal dari berbagai suku, ras, dan agama yang berbeda sehingga proses pembelajaran multikultur terjadi di lingkungan sekolah. Hal ini memantik Wamen Fajar untuk mengingatkan kembali pelaksanaan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang menjadi program Kemendikdasmen. Ia menekankan bahwa program tersebut merupakan upaya untuk mendorong kedisiplinan siswa.

"Saya berkunjung ke SMAK Kesuma Mataram. Saya ingin melihat perkembangan bantuan revitalisasi sekolah dari Bapak Presiden Prabowo. Saya memeriksa bangunan revitalisasi dan hasilnya sangat baik. Ruang kelas nyaman dan menjadi lebih efektif untuk proses pembelajaran. Tujuan agenda kerja untuk memastikan proses pembelajaran secara fokus dan lebih baik. Saya melihat papan panel interaktif dan menggunakan bantuan tersebut dan mendukung pembelajaran yang diikuti oleh siswa dan guru. Saya juga berdialog dengan para siswa dan mereka menyampaikan berbagai program yang diikuti. Saya juga memperkuat program MBG dan melihat bagaimana proses distribusi untuk siswa. Saya merasa program MBG dapat membangun budaya yang lebih sehat dan memastikan gizi baik untuk siswa," jelas Wamen Fajar menekankan proses agenda evaluasi pelaksanaan TKA dan revitalisasi sekolah di Mataram.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sekolah ini menunjukkan kualitas dan semangat untuk berkembang yang dibuktikan dengan alumni yang telah menyebar mengenyam pendidikan ke berbagai perguruan tinggi negeri dan luar negeri. Ia juga menyampaikan dukungan Presiden Prabowo terkait revitalisasi bahasa daerah dengan rencana menambah bantuan revitalisasi gedung sekolah. Harapannya ke depan, setiap sekolah dapat menggunakan papan interaktif dalam pembelajaran dengan suasana kelas yang menyenangkan.