Seleksi Kian Ketat, Sebanyak 50 Peserta Pemilihan Duta Bahasa NTB Adu Gagasan dan Kemampuan
Mataram, 20 April 2026—Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2026 memasuki tahap Wawancara 50 besar. Pada tahap ini, para peserta saling beradu gagasan, kesiapan, dan kelihaian dalam beberapa aspek. Wawancara dibagi menjadi tiga pos.
Di pos I, para peserta diuji kemampuan bahasa asing dan daerahnya. Hal tersebut sesuai dengan Trigatra Bangun Bahasa, yaitu melestarikan bahasa daerah dan menguasai bahasa asing. Sebagai dua bahasa, kemampuan tersebut sangat dibutuhkan untuk menjalankan kerja-kerjanya.
Di pos II, mendapat pertanyaan seputar kebahasaan dan kesastraan serta program krida. Ide dan gagasan begitu diuji di pos ini. Untuk bersaing di tingkat nasional, seorang Duta Bahasa harus dapat mengonsep, melaksanakan, dan memaparkan bagaimana program kridanya berjalan. Program krida adalah suatu aksi, tindakan, atau perbuatan nyata yang dilakukan oleh Duta Bahasa untuk mengedukasi masyarakat terkait kebahasaan dan kesastraan.
Pada pos terakhir, peserta diuji kemampuan wicara publik dan kesiapannya menjadi duta bahasa. Dibutuhkan komitmen yang tinggi untuk menjadi duta bahasa, terlebih pemenang I yang akan mewakili Nusa Tenggara Barat untuk bersaing di tingkat nasional.
Adapun tujuan dari tahapan ini adalah menyeleksi 50 peserta menjadi 20 peserta. Kedua puluh peserta terpilih akan resmi menjadi Duta Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat yang terdiri atas 10 laki-laki dan 10 perempuan. Nantinya, kedua puluh peserta akan bersaing untuk tiket ke nasional.