Hari Kedua Bimtek Guru Utama Pulau Sumbawa: Semangat Peserta Kian Membara, Revitalisasi Bahasa Daerah Makin Nyata

Mataram, 28 April 2026—Pelaksanaan Bimbingan Teknis Guru Utama untuk Pulau Sumbawa telah memasuki hari kedua. Para peserta dari lima kabupaten/kota di Pulau Sumbawa masih menunjukkan semangat tinggi dan antusiasme luar biasa dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kegiatan pembelajaran dibagi ke dalam empat kelas sesuai bahasa dan jenjang pendidikan, yaitu kelas bahasa Samawa SD, bahasa Samawa SMP, bahasa Mbojo SD, dan bahasa Mbojo SMP.

A. Rahim Eltara, Dahlia Akbar, Burhanuddin, dan Kaharuddin menjadi narasumber kelas bahasa Samawa SD. Mereka menyampaikan materi praktik baik pembelajaran membaca puisi, komedi tunggal, pidato, serta menulis aksara Bahasa Samawa. Sementara itu, kelas bahasa Samawa SMP menghadirkan Burhanuddin, Arifianto, Aenun Jariah, dan Rosidah Resyad sebagai narasumber. Materi yang diberikan meliputi praktik baik pembelajaran pidato, tembang (basakeco), mendongeng, dan menulis cerpen bahasa Samawa.

Di sisi lain, kelas bahasa Mbojo SD diisi oleh Abdul Basith, Edi Mulyadi, Suaidin, dan Munawar. Adapun kelas bahasa Mbojo SMP menghadirkan Suaidin, Idham H. Ahmad, Wawan Kurniawansyah, dan Suaidin sebagai narasumber. Materi untuk kelas Bahasa Mbojo SD mencakup praktik baik pembelajaran membaca puisi, komedi tunggal, pidato, dan menulis aksara bahasa Mbojo. Sementara itu, peserta kelas SMP mendapatkan materi praktik baik pembelajaran pidato, tembang (dali Mbojo), mendongeng, dan menulis cerpen bahasa Mbojo.

Selama proses pembelajaran, peserta aktif bertanya, berdiskusi, dan berinteraksi dengan sesama peserta maupun narasumber. Mereka tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga diminta mempraktikkan langsung setiap pembelajaran yang diberikan, mulai dari pidato, basakeco, hingga tembang dali. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat dan motivasi para peserta dalam melestarikan bahasa dan sastra daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat.