Bimbingan Teknis Membaca Cepat Tingkatkan Literasi Siswa SMP di Lombok Barat

Lombok Barat, 5 Mei 2026--Upaya meningkatkan budaya literasi di kalangan pelajar terus diperkuat. Balai Bahasa Provinsi NTB menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Membaca Cepat bagi siswa SMP di Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan ini berlangsung di Aula SMPN 4 Gerung pada 5–6 Mei 2026. Bimtek ini merupakan salah satu program utama Balai Bahasa Provinsi NTB dalam mendorong peningkatan kemampuan literasi siswa, khususnya dalam membaca cepat dan memahami isi bacaan secara efektif.

Ketua Tim Kerja Pembinaan Bajasa dan Sastra sekaligus ketua panitia, Nurcholis Muslim, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan amanah dari pemerintah pusat. “Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca dan memahami bacaan, sekaligus memperkaya perbendaharaan kata mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat, M. Syarif Khalili, memberikan motivasi kepada peserta dengan menyampaikan materi tentang tujuh kebiasaan anak hebat. Ia menekankan pentingnya membangun karakter positif sebagai fondasi keberhasilan belajar. Salah satunya dengan meningkatkan literasi di kalangan siswa SMP. "Salah satu dari tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat adalah gemar belajar. Kegiatan ini merupakan cara kalian sebagai siswa untuk belajar. Harapannya, setelah belajar di kegiatan ini tingkat literasi membaca siswa meningkat maka pergunakanlah kegiatan ini untuk belajar," ujarnya.

Kegiatan ini diikuti oleh total 200 siswa dari 20 sekolah di Kabupaten Lombok Barat, naik sekolah negeri maupun sekolah swasta. Pada hari pertama, sebanyak 100 siswa dari 10 sekolah mengikuti pelatihan, sementara pada hari kedua diikuti oleh 100 siswa dari 10 sekolah yang berbeda. Berbagai sekolah yang mengikuti kegiatan ini sesuai dengan hasil nilai asesmen sekolah dengan kategori K-1.

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan materi dari dua narasumber, yaitu Hurmayani dan Ayu Nurmalayani. Hurmayani memberikan pelatihan teknik membaca pindai, sedangkan Ayu Nurmalayani mengajarkan teknik membaca layap untuk membantu siswa meningkatkan kecepatan sekaligus ketepatan dalam memahami bacaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa mampu mengaplikasikan teknik membaca cepat dalam kegiatan belajar sehari-hari serta meningkatkan minat baca sebagai bagian dari penguatan literasi di daerah.