Balai Bahasa Provinsi NTB Rampungkan Pengumpulan Data Bahasa Mbojo di Desa Oi Panihi
Kabupaten Bima, 14 Mei 2026—Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat telah menyelesaikan kegiatan pengumpulan data bahasa Mbojo di Desa Oi Panihi, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima pada 10—14 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pemetaan Bahasa, Sastra, dan Aksara yang dilaksanakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa melalui Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terhadap 1.191 kosakata sesuai dengan instrumen pemetaan bahasa yang telah ditetapkan. Kegiatan ini melibatkan tiga narasumber yang merupakan penduduk asli Desa Oi Panihi dan telah memenuhi kriteria penutur dalam penelitian kebahasaan. Ketiga narasumber tersebut ialah Hasan M. Ali, Edirman, dan Raodah. Proses wawancara dilaksanakan di salah satu rumah narasumber dan berlangsung dengan tertib dan lancar. Seluruh narasumber berpartisipasi aktif dalam memberikan jawaban dan informasi terkait kosakata bahasa Mbojo yang digunakan oleh masyarakat setempat.
Berdasarkan hasil wawancara dengan Hidayat, staf desa (Kaur Kesra, Desa Oi Panihi sebelumnya merupakan bagian dari Desa Rasadou dengan nama Dusun Kawinda Tengah. Desa ini dimekarkan pada tahun 2006. Secara geografis, Desa Oi Panihi berbatasan dengan Laut Flores dan Gunung Tambora dengan mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani.
Kegiatan pengumpulan data bahasa di Desa Oi Panihi ini merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya telah dilaksanakan di Desa Sempe pada 4—7 Mei 2026. Balai Bahasa Provinsi NTB berupaya mendokumentasikan serta melestarikan bahasa daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa. Data yang berhasil dikumpulkan nantinya akan menjadi bagian dari penyusunan peta bahasa nasional bersama data bahasa daerah lain di seluruh Indonesia.