Balai Bahasa NTB Lakukan Evaluasi terhadap Bimtek Cerdas Mengulas Buku bagi Siswa SD di Kabupaten Lombok Tengah
Lombok Tengah, 22 Mei 2026--Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Bimbingan Teknis (Bimtek) Cerdas Mengulas Buku bagi Siswa SD di Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2026 pada Jumat, 22 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung selama setengah hari di Aula PGRI Kecamatan Praya ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian sosialisasi dan bimbingan teknis yang telah dilaksanakan pada 4, 6, dan 7 Mei 2026. Evaluasi diikuti oleh 40 orang guru dari 20 sekolah dasar di Kabupaten Lombok Tengah. Para peserta terdiri atas guru kelas III dan kelas V SD yang sebelumnya mendampingi siswa dalam proses membaca, memahami, dan mengulas buku.
Kegiatan evaluasi difasilitasi oleh Toni Samsul Hidayat. Dalam sesi diskusi, para guru menyampaikan berbagai pengalaman, kendala, serta masukan selama mendampingi siswa mengikuti program. Salah satu peserta, Dita Triana Dewi dari SDN 2 Selebung kelas III, menyampaikan bahwa meskipun siswa telah terbiasa melaksanakan kegiatan membaca 15 menit sebelum pembelajaran, proses mengulas buku masih menjadi tantangan tersendiri.
“Anak-anak masih harus belajar dengan menghadirkan hal-hal konkret. Kosakata anak-anak masih sangat terbatas. Mereka grogi dan takut salah,” ujarnya.
Sementara itu, Dewi Joana Aisyah dari SDN Tampar Ampar kelas V mengaku memperoleh wawasan baru mengenai perjenjangan buku. Menurutnya, materi tersebut sangat membantu guru memahami kemampuan membaca siswa yang beragam. Ia juga mengapresiasi keberadaan buku-buku digital pada laman Budi Kemendikdasmen yang dimanfaatkan selama pembimbingan. Namun, ia berharap pengelola laman dapat mengembangkan fitur unduhan buku fisik pada kategori buku audio agar lebih memudahkan siswa dalam membaca.
Masukan lain disampaikan oleh Rini Mulyani dari SDN Karang Kebon. Ia menilai kemampuan kosakata siswa masih terbatas sehingga siswa kesulitan mengulas buku menggunakan bahasa sendiri. Selain itu, ia menyebut waktu pembimbingan selama dua pekan masih terlalu singkat. “Sejauh ini, kami baru bisa fokus pada anak-anak yang ikut lomba, padahal seharusnya semua mendapat perhatian secara penuh,” katanya.
Sri Nata dari SDN Bunsambang mengungkapkan bahwa sebagian siswa masih kurang percaya diri ketika membuat video ulasan buku. Ia juga menjelaskan bahwa keterbatasan koleksi buku sesuai jenjang membaca menjadi kendala tersendiri di sekolahnya.
Setelah sesi diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan reviu video ulasan buku yang telah dibuat siswa. Setiap sekolah menampilkan video terbaik hasil pendampingan selama program berlangsung. Dari hasil reviu, ditemukan bahwa sebagian besar video masih memiliki _noise_ atau gangguan suara yang cukup tinggi. Selain itu, beberapa video juga direkam tanpa menyebutkan identitas siswa terlebih dahulu.
Dalam kegiatan evaluasi ini, guru juga diminta mengisi kuesioner evaluasi program serta menyerahkan hasil tes akhir siswa. Tes akhir tersebut sebelumnya telah dikerjakan siswa di sekolah masing-masing dan nantinya akan dibandingkan dengan hasil tes awal untuk mengetahui efektivitas program. Hasil perbandingan tersebut akan menjadi indikator keberhasilan kegiatan dalam mencapai target peningkatan kemampuan literasi siswa.
Kegiatan evaluasi ditutup oleh Kepala Bagian Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah, Jumadi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Balai Bahasa Provinsi NTB atas perhatian yang diberikan kepada sekolah-sekolah di Lombok Tengah.
“Terima kasih Pak Kepala Balai Bahasa karena telah memberi atensi pada Kabupaten Lombok Tengah. Selama 19 hari, Bapak dan Ibu Guru banyak memperoleh ilmu, terutama dalam menangani anak-anak yang masih kurang dalam hal literasi dan numerasi. Semoga Bapak dan Ibu Guru yang terundang dapat mengimbaskan apa yang diperoleh kepada guru dan sekolah lain di wilayahnya,” ujarnya.
Selama keseluruhan rangkaian program, terkumpul sebanyak 200 video ulasan buku hasil karya siswa dari berbagai sekolah peserta. Dari jumlah tersebut, enam video terbaik akan dipilih untuk diikutsertakan dalam Lomba Cerdas Mengulas Buku yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.