SD Lenterahati Kunjungi Balai Bahasa Provinsi NTB untuk Perluas Wawasan Kebahasaan

Mataram, 2 Juni 2026—Dalam rangka meningkatkan minat baca dan wawasan literasi, siswa-siswi SD Lenterahati melakukan kunjungan belajar ke Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar di luar kelas kepada siswa untuk memperoleh ilmu dari berbagai sumber. Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Arie Andrasyah Isa dengan didampingi Kepala Subbagian Umum, Diah Rachma Yudita, dan para pegawai Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat menyambut hangat kehadiran siswa kelas IV dan dewan guru SD Lenterahati di Aula Cilinaya.

Ira Indrianingsih, perwakilan guru menyampaikan tujuan dari kunjungan tersebut adalah untuk mendapatkan pembelajaran lebih dalam terkait dengan kebahasaan dan kesastraan yang relevan bagi siswa sekolah dasar. Ira berharap para siswa dapat menyerap ilmu dan informasi yang disajikan oleh Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui berbagai aktivitas yang disiapkan. Ia juga menyampaikan keinginan siswa untuk berkunjung ke perpustakaan Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam rangka membaca dan menikmati berbagai koleksi buku di dalamnya.

Dalam kegiatan tersebut, Arie Andrasyah Isa berkesempatan menyapa para siswa dan memberikan ucapan selamat datang. Ia juga memberikan arahan agar siswa berkunjung ke perpustakaan Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. “Anak-Anak, silakan berkunjung ke perpustakaan untuk membaca dan menambah wawasan melalui koleksi buku cerita anak yang kami miliki,” ungkapnya. Arie Andrasyah berharap para siswa menikmati kunjungan ke Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat sehingga ke depannya akan ada lagi kunjungan-kunjungan berikutnya. Diah Rachma Yudita dalam kesempatan yang sama juga memberikan semangat kepada siswa. “Gunakanlah pertemuan ini untuk menggali informasi yang ingin diketahui, tidak hanya terbatas pada bahasa dan sastra,” ujarnya.

Selanjutnya, para siswa menerima materi bahasa Indonesia tentang tanda baca dan sebagainya dari Kasman (Widyabasa Ahli Muda). Siswa bertanya dan berdiskusi banyak hal tentang pentingnya penggunaan bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing. Setelah menerima materi, siswa melanjutkan aktivitas dengan mengunjungi perpustakaan untuk membaca dan meningkatkan kemampuan literasinya melalui buku dan produk kebahasaan dan kesastraan lainnya.

Kegiatan kunjungan belajar ini merupakan salah satu upaya membangun kemajuan bagi generasi muda untuk belajar banyak hal melalui berbagai sumber. Selain belajar tentang ilmu pengetahuan, siswa juga dapat belajar meningkatkan kemampuan sosialnya.