Ukur Hasil Bimtek Peningkatan Kompetensi Membaca Kritis bagi Siswa SMA di Kabupaten Lombok Timur, Balai Bahasa Provinsi NTB Lakukan Evaluasi

Lombok Timur, 2 Juni 2026--Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat melaksanakan kegiatan Evaluasi Bimbingan Teknis Peningkatan Kemampuan Membaca Kritis bagi Siswa SMA/SMK di Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Bimbingan Teknis Peningkatan Kemampuan Membaca Kritis yang telah dilaksanakan pada 11—13 Mei 2026. Evaluasi tersebut bertujuan untuk mengukur efektivitas program, mengetahui perkembangan kemampuan peserta, serta menghimpun masukan untuk penyempurnaan kegiatan pada masa mendatang.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Arie Andrasyah Isa. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kemampuan membaca kritis menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki peserta didik di tengah derasnya arus informasi saat ini. Menurutnya, keterampilan tersebut tidak hanya membantu siswa memahami isi bacaan, tetapi juga melatih mereka untuk menganalisis, menilai, dan menyikapi informasi secara tepat.

“Melalui kegiatan evaluasi ini, kami ingin melihat sejauh mana peserta mampu menerapkan keterampilan membaca kritis yang telah diperoleh selama bimbingan teknis. Hasil evaluasi ini juga akan menjadi bahan refleksi dan dasar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas program literasi yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi NTB,” ujar Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti serangkaian evaluasi yang dirancang untuk mengukur kemampuan mereka dalam memahami, menganalisis, dan menafsirkan berbagai jenis bacaan. Selain itu, peserta juga berkesempatan menyampaikan pengalaman serta tanggapan terhadap pelaksanaan bimbingan teknis yang telah diikuti sebelumnya. Melalui kegiatan ini, Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat berharap upaya penguatan literasi di kalangan pelajar dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa di Kabupaten Lombok Timur.