Balai Bahasa Provinsi NTB Evaluasi Program Membaca Cepat, Dorong Peningkatan Literasi Siswa SMP di Lombok Barat

Lombok Barat, 3 Juni 2026 — Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melaksanakan kegiatan Evaluasi Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Membaca Cepat bagi Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat tersebut menjadi tahap akhir dari rangkaian bimbingan teknis yang telah dilaksanakan pada 5—6 Mei 2026.

Kegiatan evaluasi ini bertujuan untuk menilai efektivitas program sekaligus melihat perkembangan kemampuan membaca cepat siswa setelah mengikuti pelatihan. Selain itu, evaluasi juga menjadi sarana untuk menghimpun masukan dari peserta, guru pendamping, dan narasumber guna memperkuat pelaksanaan program serupa pada masa mendatang.

Ketua panitia kegiatan, Nurcholis Muslim, mengatakan bahwa program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan literasi siswa SMP di Kabupaten Lombok Barat.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi cara meningkatkan kemampuan membaca siswa SMP di Kabupaten Lombok Barat. Sekolah yang mengikuti kegiatan ini bisa meningkatkan nilai literasi mereka,” ujarnya.

Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB, Arie Andrasyah Isa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh sekolah yang telah berpartisipasi aktif selama rangkaian kegiatan berlangsung. Menurutnya, keberhasilan peningkatan literasi memerlukan sinergi yang berkelanjutan antara Balai Bahasa, sekolah, dan pemerintah daerah.

“Kami mengapresiasi sekolah-sekolah yang mengikuti kegiatan ini. Ke depannya kami mengharapkan kerja sama dengan sekolah agar program kami dalam meningkatkan literasi siswa dan sekolah berjalan dengan baik. Kami juga akan terus bekerja sama dengan dinas dalam melanjutkan peningkatan kompetensi membaca bagi siswa SMP ini,” kata Arie.

Sementara itu, Kepala Bidang SMP Kabupaten Lombok Barat, M. Syarif Khalili, menilai kegiatan tersebut sebagai kesempatan berharga bagi guru dan siswa untuk memperoleh pengetahuan serta keterampilan baru dalam meningkatkan kemampuan membaca.

“Kegiatan ini merupakan kesempatan yang langka dan berguna bagi para guru dan siswa di SMP. Saya sangat mengharapkan para guru pendamping bisa mengimbaskan materi yang diberikan di sekolahnya masing-masing. Mari kita sama-sama meningkatkan nilai literasi sekolah dan siswa yang ada di Kabupaten Lombok Barat ini,” tuturnya.

Dalam sesi evaluasi, dua narasumber, Ayu Nurmalayani dan Hurmayani, turut memberikan berbagai masukan berdasarkan hasil pendampingan dan pembelajaran yang telah diberikan kepada guru pendamping maupun siswa selama program berlangsung. Masukan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan untuk pengembangan program peningkatan kompetensi membaca pada tahun-tahun berikutnya.

Melalui kegiatan evaluasi ini, Balai Bahasa Provinsi NTB menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan budaya literasi di sekolah. Program membaca cepat diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami bacaan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan capaian literasi sekolah di Kabupaten Lombok Barat.