Balai Bahasa Provinsi NTB Ajak Pelajar Bijak Berkomunikasi di Dunia Digital
Mataram, 15 Juni 2026—Dalam upaya meningkatkan literasi digital bagi siswa SMP, Balai Bahasa Provinsi NTB terlibat dalam seminar kebahasaan yang diselenggarakan oleh Program Studi Bahasa Indonesia, FKIP Universitas Mataram dan SMPN 15 Mataram. Dalam seminar ini, Balai Bahasa diundang sebagai salah satu pemateri utama dengan tema “Etika Berkomunikasi di Media Degital”. Untuk menyampaikan materi, Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat menugasi Toni Samsul Hidayat selaku Ketua Tim Kerja Pembinaan dan Bahasa Hukum. Seminar diikuti oleh 300 siswa dan sejumlah Guru SMPN 15 Mataram. Pembukaan dimulai pukul 08.30 dan dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah SMPN 15 yang diwakili oleh Sukarno. Dalam sambutannya, Sukarno menyampaikan terima kasih yang setinggi-tinggi kepada FKIP Universitas Mataram dan Balai Bahasa yang sudah berpartisipasi aktif dalam seminar.
Setelah pembukaan, seminar dilanjutkan dengan penyampaikan materi pertama oleh Toni Samsul Hidayat yang mempresentasikan materi tentang Etika Berkomunikasi di Media Digital. Dalam meterinya, Toni Samsul Hidayat menyatakan, “Dunia sudah sangat berubah, Saat ini, siapa pun sudah tidak bisa dipisahkan dari dunia digital, apalagi siswa dan guru. Agar komunikasi di dunia digital sehat dan tidak menimbulkan dampak negatif, pengguna, seperti guru, khususnya siswa harus paham dan literat tentang etika berkomunikasi sebelum berinteraksi di media digital.” Setelah menyampaikan materi, sejumlah siswa bertanya tentang bahaya dunia digital dan bahaya perundungan di lingkungan sekolah.