Penarikan Magang Mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa di Balai Bahasa Provinsi NTB
Mataram, 29 Juni 2026—Tiga orang mahasiswa magang Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) telah melaksanakan magang di Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat selama kurang lebih empat bulan. Amanda Safitri, Diva Sagita, dan Erma Sabitri, mahasiswa Jurusan Bahasa dan Kebudayaan Inggris tersebut telah mempraktikkan teori dan belajar praktis terkait dengan kebahasaan dan kesastraan sesuai tugas dan fungsi yang dijalankan oleh Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Melalui pertemuan Zoom, hari ini ketiga mahasiswa tersebut resmi mengakhiri masa magang dengan Kembali ke kampus membawa bekal hasil belajar di Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Dalam agenda penarikan mahasiswa magang tersebut, hadir Kepala Subbagian Umum Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Diah Rachma Yudita bersama Tim Pembina Magang Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Ketiga mahasiswa magang hadir pula dengan didampingi dosen pembimbing lapangan, Pratiwi Sakti. Dalam kesempatan tersebut, ketiga mahasiswa magang mempresentasikan hasil kerja dan belajar selama berada di Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Para mahasiswa menunjukkan pelibatan dan tugas yang diselesaikan terkait dengan kebahasaan dan kesastraan selama kegiatan magang berlangsung.
Pratiwi Sakti menyampaikan apresiasi atas kesempatan belajar yang diberikan kepada mahasiswa dalam melihat dan mengobservasi hal-hal terkait kebahasaan dan kesastraan di Nusa Tenggara Barat. Menurutnya, para mahasiswa telah mendapatkan bekal berupa teori terkait kebahasaan dan kesastraan untuk diaplikasikan secara nyata di dunia kerja. Dalam kesempatan yang sama, Diah Rachma Yudita juga menyampaikan sambutan sekaligus secara resmi melepas ketiga mahasiswa untuk kembali ke kampus. Diah Rachma Yudita menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yg diberikan UTS kepada Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memberikan pelayanan magang bagi mahasiswa. “Kami berharap ketiga mahasiswa untuk selalu mengedepankan disiplin, tidak hanya hadir tepat waktu, tetapi juga bertanggug jawab, berkomitmen, dan berusaha konsisten dalam pelaksanaan setiap tugas,” ujarnya memberikan refleksi kepada mahasiswa. Menurutnya, ketiga mahasiswa telah berupaya menyelesaikan seleuruh tugas dengan baik. Ia berharap kegiatan magang ini tidak hanya berupa pemenuhan kewajiban yang bersifat akademis, tetapi juga dapat memberikan pengalaman nyata terkait dengan dunia kerja. Kerja sama kedua lembaga diharapkan semakin kuat dalam tujuan peningkatan kompetensi dan pengembangan sumber daya manusia, khususnya di Nusa Tenggara Barat.