Sekda Sumbawa Barat Soroti Peran Bahasa dalam Membangun Peradaban
Sumbawa Barat, 29 Juni 2026—Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama Tim Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia melakukan koordinasi bersama sejumlah pemangku kepentingan di Kabupaten Sumbawa Barat. Koordinasi dibuka dengan mengunjungi Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Hairul. Dalam kunjungan perdana ini, Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Arie Andrasyah Isa, memiliki tujuan utama, yakni mengoordinasikan pembentukan Tim Pengawas Penggunaan Bahasa Indonesia di Kabupaten Sumbawa Barat.
Arie menjelaskan amanat Mendagri dalam SE Nomor 400.4/7446/SJ. Tim Pelaksana Pengawasan Penggunaan Bahasa Indonesia diharapkan dapat diketuai oleh Sekretaris Daerah dengan anggota perangkat daerah lain beserta Balai Bahasa Provinsi NTB. “SK yang disusun nanti diharapkan mampu membuat bahasa Indonesia menduduki peran utama dalam kehidupan bernegara di KSB,” ujar Arie.
Hairul mengaku sangat tertarik mendengar istilah pemartabatan yang tertuang dalam surat yang dikirimkan oleh Balai Bahasa Provinsi NTB. Menurutnya, pemartabatan bahasa dekat kaitannya dengan penguatan peradaban. Tata bahasa yang baik akan membuat komunikasi lebih maksimal sekaligus menunjukkan diri sang penutur. Peningkatan kemahiran berbahasa Indonesia (PKBI) bagi masyarakat berarti meningkatkan pula kualitas sumber daya sehingga mampu menguatkan peradaban yang baik. “Lebih dari infrastruktur, pembangunan peradaban yang salah satunya dilakukan melalui pemartabatan bahasa negara akan memiliki dampak yang lebih besar dan berkelanjutan,” terangnya.
Lebih spesifik, Hairul mengapresiasi rencana pelaksanaan PKBI yang akan dilaksanakan esok hari (29/06). Ia mengeluhkan kesulitan yang ia rasakan saat staf belum memahami cara pembuatan surat yang baik. Pemilihan kata sering dirasa belum sesuai, kalimat berbelit-belit, dan inti surat belum jelas. Padahal, menurutnya, satu kata dalam surat dinas dapat berimplikasi hukum. Oleh karena itu, PKBI yang dikhususkan dalam penulisan tata naskah dinas esok hari menjadi tempat belajar yang baik bagi staf pembuat surat di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat.
Selain Sekda, tim dari Balai Bahasa Provinsi NTB berkunjung ke sejumlah dinas yang nantinya akan dimasukkan dalam Tim Pelaksana Pengawasan Penggunaan Bahasa Indonesia di Kabupaten Sumbawa Barat. Sesuai dengan arahan Asisten Sekda, instansi tersebut di antaranya Dinas Arsip dan Perpustakaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Perizinan. Ketiga Organisasi Perangkat Daerah tersebut menerima kunjungan Balai Bahasa Provinsi NTB dengan dukungan penuh.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat, Agus, menyampaikan kesiapannya berkolaborasi untuk menguatkan Trigatra Bangun Bahasa, termasuk peran bahasa daerah dalam kehidupa bermasyarakat nonformal. Sekretaris Dinas Arsip dan Perpustakaan menunjukkan antusiasnya dalam mendapat materi penggunaan bahasa dalam tata naskah dinas. “Mudah-mudahan ada kegiatan lain yang dapat dikerjasamakan,” sambungnya. Mujib, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu Kabupaten Sumbawa Barat juga diminta untuk membantu pengawalan penggunaan bahasa dalam pembuatan papan informasi dan penamaan badan usaha baru. Rekomendasi pengutamaan bahasa Indonesia diharapkan dapat diberikan kepada setiap pemohon izin pembangunan usaha.