Tingkatkan Kompetensi Praktis, Mahasiswa Universitas Mataram Lakukan Magang Mandiri di Balai Bahasa Provinsi NTB
Mataram, 1 Juli 2026—Dalam upaya mengembangkan kompetensi akademis melalui pengalaman kerja secara langsung di instansi pemerintah, Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat membuka peluang dan kesempatan magang bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Hari ini bertempat di Ruang Anjani, Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Arie Andrasyah Isa didampingi Kepala Subbagian Umum, Diah Rachma Yudita bersama Tim Pembina Magang menerima seorang mahasiswa magang dari Universitas Mataram. Aulia Nabila, mahasiswa semester IV Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis akan melaksanakan magang di Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat selama kurang lebih satu bulan.
Dalam kesempatan tersebut, Nabila menyampaikan tujuan magangnya. Ia berharap melalui program magang ini bisa mendapatkan pengalaman nyata di instansi pemerintah terkait dengan pengelolaan data dan informasi. Kepala Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal penting. Pertama, ia mengingatkan tentang disiplin waktu yang harus ditaati oleh mahasiswa magang. Kedua, ia menekankan agar mahasiswa magang berkomitmen dalam menyelesaikan berbagai tugas yang akan menjadi tanggung jawabnya ke depan dengan memosisikan diri tidak lagi sebagai mahasiswa, tetapi sebagai pegawai di Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Selama menjalani masa magang, mahasiswa akan terlibat dalam berbagai kegiatan yang mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, seperti administrasi, pengelolaan dokumen, dan kegiatan lainnya yang relevan. Pengalaman tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama, tanggung jawab, dan profesionalisme mahasiswa dalam menghadapi tantangan di dunia kerja. Selain itu, program magang diharapkan menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan, menambah wawasan, dan menerapkan ilmu manajemen dalam dunia kerja.
Penerimaan mahasiswa magang ini menjadi langkah positif dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Melalui program ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk belajar langsung dari lingkungan kerja profesional sekaligus memberikan kontribusi dalam mendukung berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan seluruh rangkaian studi.