Mendukung Peningkatan Mutu Sekolah secara Berkelanjutan, Balai Bahasa Provinsi NTB Ikuti Diskusi Konsep Sekolah Prioritas

Mataram, 18 Juli 2026—Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat NTB mengikuti kegiatan Diskusi Konsep Sekolah Prioritas yang diselenggarakan oleh BGTK Provinsi NTB dan INOVASI NTB di Hotel Aston Inn Mataram. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan pendidikan, di antaranya Balai Bahasa, BGTK, dan BPMP Provinsi NTB, sejumlah LPTK, serta anggota INOVASI NTB.

Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk diskusi kelompok terpumpun yang membahas berbagai inovasi layanan pendidikan dan strategi penentuan prioritas dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. Melalui forum ini, para peserta berdiskusi dan bertukar gagasan mengenai bentuk dukungan yang dapat diberikan oleh masing-masing instansi untuk mendukung peningkatan kualitas satuan pendidikan secara berkelanjutan.

Narasumber pertama, Sri Rezeki Widuri selaku Direktur Program INOVASI Indonesia, menyampaikan materi mengenai pentingnya dukungan berkelanjutan dalam peningkatan mutu sekolah. Ia menekankan perlunya kolaborasi antarlembaga untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang mampu menjawab berbagai tantangan dan kebutuhan di satuan pendidikan.

Selanjutnya, Lalu Ari Irawan dari INOVASI NTB memaparkan materi tentang integrasi dukungan peningkatan mutu layanan satuan pendidikan secara berkelanjutan. Dalam sesi ini, setiap instansi diberikan kesempatan untuk memaparkan program prioritas yang dimiliki dan potensi kontribusinya terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Balai Bahasa Provinsi NTB turut mempresentasikan program prioritas yang berkaitan dengan penguatan layanan pendidikan, khususnya dalam bidang kebahasaan dan literasi.

Pada kegiatan tersebut, Balai Bahasa Provinsi NTB diwakili oleh Desi Rachmawati, Meri Septiani, dan Baiq Jihan Olvy Wanasatya. Selain mengikuti pemaparan materi, para peserta juga terlibat dalam diskusi kelompok yang membahas integrasi dukungan UPT Kemendikdasmen dan LPTK dalam upaya peningkatan mutu layanan pendidikan.

Hasil diskusi kemudian dipresentasikan kepada seluruh peserta sebagai bahan masukan dalam penyusunan konsep Sekolah Prioritas. Kegiatan ini diharapkan dapat menjalin sinergi dan kolaborasi yang semakin kuat antarlembaga dalam merumuskan program-program prioritas yang mampu mendukung peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh, baik bagi siswa, guru, maupun pengawas sekolah.