Balai Bahasa Provinsi NTB Dorong Penguatan Literasi Melalui Diskusi Panel BASAibu Wiki-NTB
Mataram, 21 Juli 2026--Balai Bahasa Provinsi NTB turut ambil bagian dalam Diskusi Panel bertema "Kegiatan Apa yang Dapat Dilakukan Pemuda untuk Meningkatkan Literasi di Daerah yang Sangat Membutuhkan" yang diselenggarakan oleh BASA Wiki-NTB. Kegiatan ini menjadi wadah bagi berbagai pemangku kepentingan untuk bertukar gagasan mengenai peran strategis generasi muda dalam memperkuat budaya literasi, khususnya di wilayah-wilayah yang masih menghadapi tantangan dalam akses dan kualitas literasi.
Dalam kegiatan tersebut, Balai Bahasa Provinsi NTB diwakili oleh Kasman (Widyabasa Ahli Muda). Sebelum menjadi panelis dalam diskusi panel, Kasman juga dipercaya sebagai juri pada lomba menulis yang diselenggarakan oleh BASAibu Wiki-NTB. Keterlibatan Balai Bahasa dalam berbagai rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pengembangan budaya baca, tulis, dan literasi di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.
Diskusi panel dibuka secara resmi oleh Bunda Literasi NTB, Sinta Agathia M. Iqbal. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa tantangan literasi yang dihadapi saat ini bukan terletak pada rendahnya minat baca anak-anak, melainkan pada kemampuan mereka dalam memahami isi bacaan. Menurutnya, peningkatan kemampuan memahami bacaan harus menjadi perhatian utama seluruh pihak agar literasi benar-benar memberikan dampak terhadap kualitas sumber daya manusia.
Pandangan tersebut sejalan dengan yang disampaikan oleh Kasman. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan pemantauan saya, sejak 2015 hingga saat ini, persoalan utama literasi di Indonesia bukanlah rendahnya minat membaca, melainkan kemampuan memahami apa yang dibaca. Oleh karena itu, program-program yang digagas oleh para pemuda melalui BASA Wiki-NTB diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga memiliki kemampuan memahami, mengolah, dan memanfaatkan informasi dari bacaan secara kritis. Dengan demikian, gerakan literasi yang dibangun dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan masyarakat.