Balai Bahasa Provinsi NTB Berinisiatif Memberikan Wawasan Sastra Sasak kepada Siswa SDN 134 Mataram Melalui Program Jempol
Mataram, 29 Januari 2026—Tim Pelindungan Balai Bahasa Provinsi NTB kembali memberikan pelayanan jemput bola. Kali ini, tim menyasar SDN 134 Mataram. Sebanyak 70 siswa kelas VI antusias menyimak penjelasan yang diberikan. Kegiatan ini termasuk layanan jemput bola (Jempol).
Tim Pelindungan mengajak siswa untuk menyimak penampilan nembang dan mendongeng bahasa Sasak. SDN 134 Mataram yang didominasi suku Sasak ternyata banyak siswa yang tidak bisa berbahasa Sasak, meskipun dirinya bersuku Sasak. Hal tersebut diketahui setelah para siswa tidak mampu memahami penampilan nembang dan dongeng bahasa Sasak.
Hal tersebut tentunya menjadi perhatian khusus bagi Tim Pelindungan. Hal tersebut menjadi alarm bahaya mengenai pewarisan bahasa ke generasi muda yang tidak berjalan dengan baik di Kota Mataram.
Tim pun akhirnya mengenalkan cerita rakyat Nusa Tenggara Barat dengan film animasi dan komik berbahasa Indonesia. Pertama, siswa diajak menyaksikan film animasi cerita rakyat hasil alih wahana kisah Putri Mandalika, yaitu Putri Rabanga. Kedua, tiga orang siswa diminta membaca komik alih wahana cerita rakyat Balang Kesimbar. Siswa pun berebut untuk membacakan komik.
Siswa SDN 134 Mataram senang dengan kegiatan ini. Hal tersebut menjadi tanda bahwa siswa bisa menyukai ceirta rakyat. Kanaya, salah seorang siswa, mengaku ingin terus mendapatkan pembelajaran seperti ini karena menyenangkan dan interaktif. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Balai Bahasa Provinsi NTB atas inisiatifnya memberikan wawasan baru tentang kedaerahan yang belum didapat siswa di Mataram,” ungkap Zuriah selaku Kepala SDN 134 Mataram.