Evaluasi Lembar Kerja Evaluasi SAKIP, Balai Bahasa Provinsi NTB Tekankan Proses Kualitas Program Kerja
Mataram, 29 Juli 2026 – Balai Bahasa Provinsi NTB melaksanakan Rapat Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di Ruang Anjani Balai Bahasa Provinsi NTB. Rapat dipimpin oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB, Arie Andarsyah Isa yang dihadiri oleh Kepala Subbagian Umum dan seluruh staf Balai Bahasa Provinsi NTB. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pemenuhan Lembar Kerja Evaluasi (LKE) SAKIP sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan akuntabilitas kinerja instansi.
Rapat difokuskan pada pembahasan setiap komponen dalam LKE SAKIP, meliputi perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, evaluasi internal, serta capaian kinerja organisasi. Peserta rapat melakukan penelaahaan terhadap bukti dukung pada masing-masing indikator guna memastikan kesesuaian antara dokumen perencanaan, pelaksanaan kegiatan, dan hasil yang telah dicapai. Selain itu, pembahasan berlanjut pada berbagai aspek yang masih memerlukan penyempurnaan, baik dari sisi kelengkapan dokumen maupun kualitas implementasi sehingga dapat menjadi dasar penyusunan langkah tindak lanjut oleh setiap tim kerja.
Dalam arahannya, Arie menekankan bahwa implementasi SAKIP harus dipahami sebagai instrumen untuk meningkatkan kualitas kinerja organisasi, bukan sekadar memenuhi kebutuhan administrasi penilaian. "Lembar Kerja Evaluasi SAKIP merupakan alat untuk mengukur sejauh mana organisasi mampu mengelola kinerja secara terencana, terukur, dan akuntabel. Oleh karena itu, setiap bukti dukung harus menggambarkan proses kerja yang nyata, menunjukkan keterkaitan antara perencanaan, pelaksanaan, dan hasil yang dicapai, serta mencerminkan budaya kerja yang berorientasi pada peningkatan kualitas layanan. Saya berharap seluruh pegawai memiliki komitmen yang sama dalam membangun akuntabilitas kinerja sehingga Balai Bahasa Provinsi NTB dapat terus memberikan pelayanan yang profesional dan berdampak bagi masyarakat," ujar Arie.
Melalui rapat evaluasi ini, Balai Bahasa Provinsi NTB menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat penerapan SAKIP secara berkelanjutan. Hasil evaluasi LKE akan menjadi acuan dalam penyempurnaan tata kelola organisasi, peningkatan kualitas pelaksanaan program dan kegiatan, serta penguatan budaya kerja yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel dalam mendukung tugas dan fungsi Balai Bahasa Provinsi NTB.