Penguatan Kolaborasi Sasar Pendampingan Kemahiran Berbahasa Indonesia untuk Praja IPDN Kampus NTB

Mataram, 18 Agustus 2026—Kolaborasi antara Balai Bahasa Provinsi NTB dan IPDN Kampus NTB telah terjalin sejak tahun 2021. Kedua instansi secara konsisten mengimplementasikan program kerja sama dalam berbagai bidang, mulai dari pelatihan bahasa Inggris dan Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah. Bertempat di Ruang Anjani, Balai Bahasa Provinsi NTB, Tim IPDN Kampus NTB melakukan audiensi terkait keberlanjutan Pelatihan Bahasa Inggris bagi Praja Muda. 

Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB, Arie Andrasyah Isa bersama tim pelatih menerima audiensi. Pertemuan ini menjadi awal penguatan kolaborasi menatap tahun ajaran 2026/2027. Arie menyampaikan bahwa kerja sama yang telah terjalin antara kedua instansi telah memberikan banyak kontribusi positif. Kemitraan bukan hanya catatan kerja sama di atas kertas, tetapi tindak lanjut implementasi nyata sangat diperlukan. Ia menyoroti poin kerja sama lainnya, seperti pelaksanaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) dan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia. Menurutnya, pembelajaran bahasa Indonesia, baik termasuk dalam SKS maupun tidak, tetap harus menjadi pembelajaran bagi para praja. Bahasa Indonesia adalah bahasa yang digunakan dalam penulisan karya tulis ilmiah, makalah, dan tugas akhir. Untuk itu, mata pelatihan ini sangat penting untuk dijadikan materi pelatihan.

"UKBI sebagai alat ukur kemahiran berbahasa Indonesia. Sepertinya salah satu kompetensi praja dalam hal bahasa Indonesia belum terjamah. Padahal di kampus-kampus lain sudah memasukkan mata pelatihan bahasa Indonesia ke dalam kurikulum. Sebagai salah satu jalan, terutama memilih tugas akhir bisa dimasukkan mata kuliah pelatihan bahasa Indonesia, ya," ujar Arie saat memberikan arahan pada pertemuan hari ini.

Kepala Unit Laboratorium dan Teknologi Informasi IPDN Kampus NTB, Titis Mahanani Drajad, yang hadir pada audiensi ini menegaskan dukungannya atas usulan yang disampaikan oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB. Ia menyatakan kesiapan untuk mencermati poin pelaksanaan kerja sama ini dan akan menyesuaikan dengan kondisi di IPDN Kampus NTB. Ia mengungkapkan bahwa kemitraan kedua instansi yang telah terjalin ini terus dipertahankan melalui kolaborasi program yang saling memberikan sumbangsih. 

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Pelatihan Bahasa Inggris tahun ajaran 2026/2027 ini akan diikuti oleh 211 praja yang terbagi dalam 10 kelas pembelajaran. Rencana pelatihan akan dilaksanakan tanggal 5 September 2026. Mulai tahun ini, Pelatihan Bahasa Inggris masuk menjadi kurikulum 2 SKS. Adapun beberapa penyesuaian pembelajaran mengikuti mekanisme terbaru dengan adanya perubahan sistem kurikulum tersebut. Pelatihan akan dimulai dengan standar kelas dasar bahasa Inggris. Pelaksanaan TOEFL dilakukan pada Ujian Akhir Semester III dan IV sebagai bagian dari penilaian akhir. Adapun mekanisme kurikulum, sistem pelatihan, durasi, dan mekanisme pelaksanaan TOEFL akan disesuaikan dengan kebutuhan para praja. Terkait dengan PKBI dan UKBI, Tim IPDN akan segera menindaklanjuti dengan melaporkan dan mengoordinasikan hal tersebut ke Direktur IPDN Kampus NTB. Pada pertemuan ini, Kepala Unit Laboratorium dan Teknologi Informasi didampingi oleh Koordinator Bidang Pengajaran (Asmahani) dan Pengelola Administrasi Kemahasiswaan (I Nengah Dwi Surya). Kedua instansi sepakat untuk terus menguatkan kolaborasi yang saling memberikan manfaat bersama.