Kantor Bahasa Provinsi NTB Menjadi Juri Presentasi Program Duta Lingkungan Provinsi NTB 2023

Lombok Tengah, 28 Oktober 2023--Penjurian lomba menjadi salah satu layanan Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Hal ini juga berlaku pada layanan penjurian audisi Duta Lingkungan Provinsi NTB 2023. Pada kegiatan ini, Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat berpartisipasi menjadi salah satu juri bersama dengan dua juri lainnya, dalam hal ini Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat dihadiri oleh Asry Kurniawaty (Pengkaji Bahasa dan Sastra).

Pada tahapan Presentasi Program Duta Lingkungan Provinsi Nusa Tenggara Barat ini, Asry Kurniawaty didampingi juri lainnya, yaitu Maya Suripto dari Yayasan Portir Indonesia dan Ema Widyawati dari Persatuan Wartawan Kabupaten Lombok Tengah. Mekanisme program presentasi dilakukan oleh para peserta masing-masing selama 5 menit dan diskusi tanya jawab selama 3 menit.

Maya Suripto yang akrab disapa Bunda Maya menyampaikan pada saat diskusi bahwa kondisi lingkungan, khususnya di Nusa Tenggara Barat sudah cukup mempengaruhi. Inilah saatnya semua pihak, baik individu maupun lembaga bergerak bersama.

Mari, kita tumbuhkan kepedulian walaupun kecil. Ketika situasi melihat saat ini, sejujurnya rasanya sangat miris. Langit kita sudah kelam, tidak sebiru seperti dulu lagi. Artinya masalah lingkungan semakin mendidik. Saya berharap dengan adanya duta lingkungan ini dapat memantik semangat kepedulian dan aksi nyata untuk menjaga bumi kita,” ungkapnya tekanan kepedulian lingkungan secara nyata.

Senada dengan pernyataan dari Bunda Maya, Asry Kurniawaty sebagai perwakilan dari Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara juga menyampaikan bahwa menjaga lingkungan tidak bisa hanya sekedar wacana, harus ada aksi nyata bersama di antara kita bersama. Pada sesi penilaian tanya jawab, ia menekankan pertanyaan dan diskusi kepada nilai-nilai presentasi kebahasaan dan esensi dari tema yang diangkat oleh para peserta sehingga tugas dan fungsi pelatihan dan pemasyarakatan bahasa dan sastra dalam kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.

Presentasi yang dilakukan oleh para peserta beragam terkait isu lingkungan dan solusi yang ditawarkan. Materi yang dibahas atau dipaparkan oleh peserta mulai dari pemilihan sampah, penyelamatan alam dari hal terkecil, kepedulian anak milenial terhadap lingkungan, edukasi pemilihan sampah dengan sasaran anak SD, permasalahan kekeringan di beberapa titik wilayah Nusa Tenggara Barat, dampak kekeringan bagi masyarakat, realisasi kepedulian lingkungan , edukasi pemilihan sampah untuk ibu rumah tangga, pembuatan pupuk kompos, teman relawan lingkungan, reboisasi, gerakan kesadaran lingkungan sehat, dan program kepedulian lingkungan lainnya.