Kantor Bahasa Provinsi NTB Bina 231 Praja IPDN Kampus NTB Terkait Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Tulis Ilmiah
Lombok Tengah, 1 Desember 2023--Kemitraan yang terjalin antara Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Nusa Tenggara Barat diwujudkan dalam berbagai bentuk kegiatan bersama. Salah satunya, kegiatan Pelatihan Pengunaan Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Tulis Ilmiah bagi Praja Angkatan XXXIII IPDN Kampus Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan ini dilatarbelakangi perlunya peningkatan pengetahuan dan pemahaman terkait penggunaan bahasa Indonesia dalam penyusunan karya tulis ilmiah, hasil penelitian, dan tugas skripsi yang dihasilkan oleh para praja. Bertempat di Aula Gedung Perkuliahan IPDN Kampus Nusa Tenggara Barat, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Puji Retno Hardiningtyas, menyampaikan materi "Kiat menulis Artikel Ilmiah" dan "Ejaan Bahasa Indonesia".
Ia memaparkan berbagai materi, mulai dari pengenalan jenis tulisan opini di media massa, perbedaan opini dengan jenis tulisan lainnya, perkembangan tulisan dalam media massa, penulisan artikel dari kajian pustaka sebagai referensi, jenis dan tipe artikel, autoplagiat yang berkaitan dengan kode etik publikasi ilmiah , jenis artikel, dan gaya selingkung dalam penulisan artikel.
"Adik-adik harus mengetahui dan memahami materi dasar dalam menulis karya tulis ilmiah. Hal ini penting dalam proses kreatif produksi tulisan. Apa yang saya jelaskan tadi merupakan dasar-dasar penulisan karya tulis yang bersifat ilmiah," ungkapnya saat menyampaikan materi kegiatan bagi 231 praja IPDN Kampus Nusa Tenggara Barat (1/12).
Ia melanjutkan materi dengan pemaparan mengenai pemahaman dasar karya tulis yang bersifat nonilmiah atau bebas. Hal ini sebagai bekal pengetahuan bagi para praja IPDN Kampus Nusa Tenggara Barat. Pembahasan materi juga mengangkat tentang perbedaan simpulan dan kesimpulan, kata pengantar dan prakata, contoh gaya artikel, tips penulisan artikel, catatan judul artikel atau tulisan ilmiah, identitas penulis, abstrak, dan kata kunci.
"Informasi yang tidak kalah penting dan menarik juga akan saya sampaikan pada kesempatan ini. Saat ini per tanggal 20 November 2023, bahasa Indonesia telah resmi menjadi bahasa PBB dan akan digunakan dalam berbagai forum internasional. Tentunya capaian ini membuat kita bangga. Hal ini berkat kerja keras berbagai pihak, salah satunya Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa yang berkaitan dengan diplomasi kebahasaan dan kesastraan di kancah internasional," terangnya menyampaikan informasi penting terkait pengakuan dunia terhadap penggunaan bahasa Indonesia.
Selanjutnya, ia menyampaikan materi yang berkaitan dengan perlunya membandingkan hasil tulisan atau penelitian penulis sebelumnya dengan pandangan pribadi dalam artikel ilmiah, cara meningkatkan mutu naskah lokal dan nasional menjadi universal, karakteristik kebahasaan pada artikel, permasalahan kebahasaan dalam karya tulis ilmiah, permasalahan dalam penyusunan kalimat artikel, dan penggunaan ejaan dalam contoh artikel.
Penyampaian materi juga dikemas dalam bentuk diskusi yang menghadirkan berbagai pertanyaan dan menjadi bahan diskusi. Berbagai materi pertanyaan tersebut antara lain pentingnya pencarian kata kunci judul-judul artikel, penggunaan kutipan langsung dan tidak langsung, teknik penyuntingan karya tulis ilmiah, kelengkapan struktur dan metode penulisan, tips cara memparafrasakan jurnal atau artikel ilmiah, dan tips mengatasi rasa jenuh dalam menggarap ide atau gagasan menulis artikel. Selain itu, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat mengakhiri paparan dengan memberikan berbagai contoh referensi karya tulis ilmiah daring yang banyak terdapat di berbagai situs resmi jurnal dan bedah contoh tulisan makalah karya perwakilan tim praja IPDN Kampus Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan yang digelar atas inisiasi dari Ketua Laboratorium Teknologi IPDN Kampus Nusa Tenggara Barat, Titis Mahanani, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan suatu kegiatan yang dibutuhkan oleh para praja. IPDN Kampus Nusa Tenggara Barat memandang perlu untuk memfasilitasi dan mewujudkannya dalam kegiatan ini. Ke depannya, jalinan kemitraan kegiatan akan dilakukan juga dalam bentuk pendampingan penulisan dalam tata naskah dinas bagi para pegawai IPDN Kampus Nusa Tenggara Barat.