Kuatkan Pemahaman Literasi, Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTB Menjadi Narasumber Kegiatan

Mataram, 15 Desember 2023-- Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat memenuhi permintaan Komunitas Children & Youth Life Care Organization (CYO) mengirimkan narasumber dalam kegiatan Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) dengan tema "Penguatan Karakter dan Literasi di Lingkungan Sekolah, Masyarakat, dan Keluarga Jadi Pintu Masuk Pembenahan Pendidikan Nasional". Bersama Pemilik Kampus Politeknik Sains Global Lombok & STKIP Harapan Bima, Sekretaris Dinas Pelindungan Anak dan Perempuan Provinsi NTB, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB, serta Kepala Seksi Kasi Kurikulum Dinas Dikbud Provinsi NTB, Dr. Puji Retno Hardiningtyas, S.S., M.Hum., selaku Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat hadir langsung menjadi narasumber kegiatan. Adapun materi yang disampaikan terkait "Transformasi Pembelajaran melalui Pendampingan Pemanfaatan Buku Bacaan Bermutu."

Dalam kegiatan ini, Puji Retno menyampaikan pentingnya peran buku dalam peningkatan literasi. Ia menguraikan beragam langkah strategi yang dilakukan oleh pemerintah dalam mengupayakan tersedianya bahan bacaan berkualitas untuk dapat diakses seluruh kalangan masyarakat. Langkah-langkah tersebut dilakukan mengingat saat ini, banjir informasi terjadi di tengah generasi muda. Tugas pemerintah adalah melakukan penyaringan informasi sehingga masukan yang diterima masyarakat adalah masukan yang berkualitas. "Berapa jam waktu Adik-Adik untuk membaca buku? Kemungkinan banyak jika dibandingkan waktu bermain gawai dan mengakses media sosial?" Puji Retno bertanya di tengah materinya. Pertanyaannya itu melanjutkan menyajikan data hasil belajar siswa berkaitan dengan literasi.

Hasil Asesmen Nasional menunjukkan literasi siswa sebanyak 8.000 SD di Indonesia masih di bawah standar kompetensi minimal. Selain itu, meski peringkat Indonesia naik, hasil literasi dalam uji pengukuran PISA tahun 2022 juga menunjukkan nilai literasi siswa menurun. Kondisi ini perlu diperbaiki dengan strategi yang lebih efektif. Salah satu hal yang telah dilakukan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa adalah penyebarluasan lebih dari 10 juta eksemplar buku berkualitas ke seluruh pelosok negeri. Tidak hanya itu, pendampingan pemanfaatan buku, seperti tata cara penyimpanan, pengelolaan urutan buku, pemanfaatan buku melalui pembacaan nyaring, dan penggunaan modalitas teks merupakan bentuk upaya memaksimalkan bahan bacaan yang ada.

Dalam kesempatan DKT kali ini, Puji Retno juga mengajak seluruh peserta yang sebagian besar terdiri atas siswa SMA untuk terus berpartisipasi dalam menggiatkan program-program literasi. "Manfaatkan buku-buku yang kami miliki. Ratusan bahan bacaan terbitan Kantor Bahasa Provinsi NTB dapat diunduh dengan bebas di laman. Ada juga buku Budi dan sumber-sumber lain yang telah melalui rangkaian uji kualitas dari kementerian," menyimpulkan di akhir paparannya.