Sinergikan Program, Kantor Bahasa Provinsi NTB Lakukan Audiensi ke Balai Guru Penggerak Provinsi NTB

Mataram, 12 Januari 2024-- Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat terus menjalin kerja sama bersama Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Nusa Tenggara Barat. Di tahun 2024, kerja sama ini diawali dengan kunjungan Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat ke Kantor BGP Provinsi NTB pada hari Jumat, 12 Januari 2024. Kunjungan ini menegaskan komitmen Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk saling memahami dan berkontribusi dalam program yang dijalankan oleh satuan kerja di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Drs. Suka, M.Pd. selalu Kepala BGP Provinsi NTB  menjelaskan capaian BGP Provinsi NTB selama tahun 2023. Ia menyampaikan bahwa selama tahun 2023, BGP telah melakukan peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan (GTK) melalui seleksi dan pelatihan kepada guru penggerak. Ribuan guru telah dibina melalui berbagai program fasilitasi dan lebih dari seribu fasilitator terpilih untuk memberi praktik baik kepada sekolah-sekolah di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Sejalan dengan apa yang telah dilakukan oleh BGP Provinsi NTB, Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat juga telah melakukan peningkatan kompetensi dan keterlibatan guru serta komunitas literasi di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Peningkatan tersebut dilakukan melalui kegiatan Pemberdayaan Komunitas Literasi dan Pelatihan Guru Master di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dr. Puji Retno Hardiningtyas, S.S, M.Hum. selaku Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi tersebut dapat disinergikan. Dalam Pelatihan Guru Master misalnya, Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat mengajukan rekomendasi calon Guru Master dari pihak BGP Provinsi NTB dari sekolah yang banyak terlibat dan antusias selama program sekolah penggerak dijalankan. Hal ini dapat menjadi apresiasi bagi sekolah atau guru penggerak yang telah aktif bergerak mengembangkan pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Puji Retno juga menyinggung penyelarasan tugas BGP dan Kantor Bahasa dalam pelaksanaan penyebaran buku bacaan berkualitas sebagaimana dalam Merdeka Belajar Episode 23. Sinergi ini juga dapat dilakukan dengan mengajak Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Nusa Tenggara Barat selaku pihak yang dapat memberi pendampingan dalam pengelolaan buku bahan bacaan literasi. Selain itu, program Siniar Sasambo dan One Week One Webinar (OWOW) juga dapat dikolaborasikan untuk melakukan penyuluhan yang lebih masif terkait pendidikan.

Kunjungan ini diakhiri dengan penyampaian kenang-kenangan dari BGP Provinsi NTB kepada Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Tindak lanjut dari program kolaborasi yang telah dibicarakan akan dilaksanakan selama tahun 2024 dengan prinsip saling memberi manfaat bagi kedua instansi.