Kantor Bahasa Provinsi NTB Tingkatkan Literasi Melalui Pemberdayaan Komunitas di Lombok Barat

Lombok Barat, 25 Januari 2024--Upaya meningkatkan literasi terus dilakukan oleh Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat. Salah satu hal yang konsisten dilakukan adalah melakukan pemberdayaan dan pendampingan terhadap anggota komunitas penggerak literasi. Kegiatan Pemberdayaan dan Pendampingan Komunitas Penggerak Literasi pada tahun ini diselenggarakan selama tiga hari, pada 25—27 Januari 2024 di Hotel Jayakarta.

Kegiatan kali ini mengundang 80 peserta secara luring yang berasal dari 52 komunitas penggerak literasi. Selain itu, kegiatan ini juga turut mengundang peserta secara daring. Nantinya, para peserta akan mendapatkan berbagai macam materi tentang penulisan kreatif, yaitu penulisan puisi, cerpen, dan esai. Materi penulisan puisi akan disampaikan oleh Lalu Abdul Fatah, materi penulisan cerpen akan disampaikan oleh Wayan Sunarta, dan materi penulisan esai akan disampaikan oleh Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Puji Retno Hardiningtyas.

Pada pembukaan kegiatan kali ini, Puji Retno berkesempatan menyambut para peserta secara daring. “Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peserta yang merupakan pegiat literasi. Para peserta diharapkan dapat mengimbaskan materi-materi yang didapatkan kepada sesama pegiat literasi ataupun anak-anak di daerah asal mereka,” ungkap Puji Retno dalam sambutannya. Beliau juga menuturkan bahwa nantinya para peserta dapat menghasilkan karya yang akan dibukukan bersama.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat, Imanto, berkesempatan membuka kegiatan ini. Dalam sambutannya, ia mengaturkan rasa terima kasihnya kepada Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat yang setia mengadakan kegiatan bertema literasi. “Rapor pendidikan kita memang sudah tidak merah, tetapi belum berarti sudah bagus. Masih banyak yang perlu kita perbaiki. Maka dari itu, kegiatan ini sangat berdampak bagi masyarakat, terutama untuk meningkatkan literasi masyarakat,” imbuhnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan pembacaan puisi oleh Rapi Rendra, anggota Komunitas Bale Gelar. Ia membacakan puisi karya Imam Safwan yang berjudul “Kemarau”. Di akhir acara nanti, para peserta akan diminta untuk menandatangani komitmen bersama mengenai peningkatan mutu literasi di Provinsi Nusa Tenggara Barat.