Bidik Mahasiswa UNW Mataram, Kantor Bahasa Provinsi NTB Laksanakan UKBI

Mataram, 15 Februari 2024-- Tim UKBI Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat melakukan sosialisasi dan pembekalan UKBI bagi mahasiswa UNW Mataram. Sosialisasi dan pembekalan ini dilakukan untuk mempersiapkan pengujian UKBI yang akan dilaksanakan oleh sebanyak 40 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) UNW pada tanggal 22 Februari 2024.

Sebanyak 40 mahasiswa mengikuti sosialisasi UKBI kali ini. Mahasiswa tersebut adalah mahasiswa semester 8 yang akan mengerjakan tugas akhir sebagai syarat kelulusan. Sertifikat UKBI menjadi syarat melakukan sidang skripsi bagi seluruh mahasiswa PBSI UNW. Untuk memastikan nilai mereka terkawal, selain sosialisasi teknis pengujian dan pendaftaran, dilakukan pula pembekalan materi kaidah kebahasaan Indonesia secara singkat. Hal ini sesuai permintaan Kaprodi PBSI UNW, yakni Ria Saputri, yang menginginkan anak-anak didiknya mengenal lebih jauh sistematika dan apa saja materi yang perlu dipelajari sebelum menghadapi UKBI.

Dalam sosialisasi kali ini, seluruh siswa tampak antusias memelajari kaidah kebahasaan dalam EYD V. Pembaharuan dalam EYD tidak seluruhnya diketahui oleh mahasiswa. Mahasiswa juga masih kesulitan dalam memahami kaidah pembentukan kata dan kalimat yang menjadi poin pengujian dalam seksi Merespons Kaidah. "Saya masih bingung dalam mengetahui struktur fungsi kalimat. Mana subjek, mana predikat, apalagi pelengkap. Sulit sekali," tutur salah satu mahasiswa di tengah-tengah pembekalan.

Hartanto selaku koordinator KKLP UKBI menjelaskan sekilas mengenai struktur fungsi kalimat. Ia menguraikan fungsi apa saja yang dapat diidentifikasi dalam kalimat serta ciri-ciri masing-masing fungsi. "Tidak cukup sehari untuk membahas ini, tapi paling tidak Adek-Adek tergerak untuk tahu lebih banyak dari pembekalan kali ini," akunya sebelum mulai menjelaskan.

Pembekalan dilanjutkan hingga ke sesi Menulis. Mahasiswa diminta untuk berlatih dengan melakukan simulasi melalui laman UKBI. Minggu depan, saat hari pengujian tiba, diharapkan sedikitnya seluruh mahasiswa mendapat nilai dengan predikat Unggul. Di tahun 2024 ini, selain kuantitas peuji, Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat juga mengawal kualitas uji siswa dengan memastikan indeks kemahiran peuji meningkat.