Lanjutkan UKBI, Kantor Bahasa Provinsi NTB Perluas Sasaran di Pringgasela
Lombok Timur, 19 Februari 2024--Tindak lanjut atas Diseminasi UKBI di Kabupaten Lombok Timur Tahun 2024 dilaksanakan pada tanggal 19--20 Februari 2024. Pada akhir Januari lalu, telah dilaksanakan Diseminasi UKBI yang menyasar guru dan kepala sekolah SD di Kecamatan Pringgasela. Sesuai komitmen yang telah ditanamkan dalam perjanjian kerja sama, dilakukan tindak lanjut dari setiap sekolah terundang berupa ujian UKBI bagi siswa SD kelas 5 dan 6.
Pengujian dilakukan dalam waktu dua hari dengan menyasar sedikitnya 800 siswa. Siswa telah mendapat pengimbasan terkait UKBI dari guru-guru yang telah terdiseminasi. 800 siswa tersebut terdiri atas siswa dari 24 SD dan 1 SMP di Pringgasela yang merupakan perwakilan dari gugus 1--7 di Kecamatan Pringgasela. Tindak lanjut kegiatan kolaborasi antara UPTD Pendidikan Kecamatan Pringgasela dan Kantor Bahasa Nusa Tenggara Barat ini dikoordinasikan dengan baik oleh pihak UPTD.
Pada hari pertama, lokasi pengujian dibagi dalam 5 titik. Pada sesi 1, yakni pukul 09.00 Wita, dilakukan pengujian di 2 titik, yaitu di SDN 1 Pengadangan untuk SDN 1, 2, 3, dan 4 Pengadangan dan di SDN 1 Pengadangan Barat untuk SDN 5 Pengadangan, SDN Satap 2 Pringgasela, SDN 1 Pengadangan Barat, dan SMPN 2 Pringgasela. Sesi 2 pada pukul 11.00 Wita dilaksanakan di 3 titik, yaitu di SDN 1 Timbanuh untuk SDN 1 dan 2 Timbanuh, SDN Satap 1 Pringgasela, serta SDN 2 dan 3 Pengadangan: di SDN 3 Jurit untuk SDN 1--4 Jurit; dan di SDN 1 Rempung ke SDN 1--3 Rempung.
Sementara itu, pada hari kedua, pengujian akan dilaksanakan dalam dua sesi di dua titik lokasi, yaitu di SDN 1 Pringgasela dan SDN 3 Pringgasela Selatan. Pengujian di SDN 1 Pringgasela akan diikuti oleh siswa dari SDN 1 dan 2 Pringgasela, SDN 1 Pringgasela Timur, SDN 2 Aikdewa, SDIT Darul Chaidi, dan SDN 1 Pringgasela Selatan. Pengujian di sesi kedua dilaksanakan di SDN 3 Pringgasela Selatan dengan diikuti siswa dari SDN 2, 3, dan 4 Pringgasela Selatan serta SDN 1 dan 3 Aikdewa.
Pengujian ini merupakan pengujian bagi siswa SD pertama yang dilakukan secara kolektif di Kabupaten Lombok Timur. Pada tahun 2022 dan 2023, pengujian untuk anak SD hanya dilakukan di Kota Mataram. Terobosan ini dilakuka oleh UPTD Pringgasela sebagai upaya meningkatkan literasi siswa, yang secara khusus diharapkan berdampak pada nilai literasi dalam asesmen sekolah nasional.
Zulkarnaen selaku Ketua Gugus 2 Pringgasela sekaligus guru penggerak yang menjadi inisiator kolaborasi Kantor Bahasa dan UPTD Pringgasela ini mengaku puas dengan hasil pengujian hari pertama ini. “Ada anak didik kami yang memperoleh nilai nyari 500. Kalau begini, bukan tidak mungkin siswa yang dibimbing secara intensif dapat mencapai nilai sampai 600,” tuturnya saat ditemui dalam koordinasi selesai setelah pengujian dilakukan. Belakangan, diketahui telah terdapat siswa yang memperoleh nilai 528, sesuai target sekolah. Hasil ini diharapkan mampu memberikan gambaran potensi siswa agar dapat menjadi indikator peningkatan kemahiran siswa.
Antusiasme seluruh pihak dalam melakukan tindak tindak lanjut diseminasi ini menjadi permulaan yang baik. Kepala UPTD Pringgasela berharap giat baik ini dapat memberikan dampak besar, tidak hanya bagi guru dan siswa di Kecamatan Pringgasela, tetapi juga kepada pengajar dan pemegang kepentingan pendidikan di kecamatan lainnya di Kabupaten Lombok Timur. Untuk itu, aksi ini telah dilaporkan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Timur dan mendapat dukungan penuh dari sang Kepala Dinas, Izzudin, S.Pd. serupa dengan dukungan yang terus digaungkan pihak pemerintah daerah, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat juga mengapresiasi serta berkomitmen untuk memberikan dukungan pada upaya peningkatan kemahiran berbahasa Indonesia dan budaya literasi di Kabupaten Lombok Timur.